Jenis-Jenis Cabang Olahraga Atletik

34

Bagi para penggemar olahraga atletik pasti sudah paham dan tahu apa itu yang dimaksud dengan atletik. Namun bagi kalian yang masih baru mengenal olahraga mungkin sedikit asing dengan yang namanya atletik, terlebih lagi dengan cabang-cabangnya.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang apa itu yang dimaksud dengan olahraga atletik beserta dengan cabang-cabangnya. Dikutip dari Gaberro.com adalah sebagai berikut:

  • Atletik

Atletik adalah jenis olahraga yang dijadikan sebagai ajang perlombaan atau olimpiade yang dilaksanakan sekitar tahun 776 sebelum masehi. Perlombaan yang dilakukan pada saat itu hanyalah satu perlombaan saja, yaitu lomba lari.

Olahraga atletik merupakan olahraga yang dilakukan dengan menggunakan tenaga, kecepatan, kekuatan, teknik, dan daya tahan. Dimana semua komponen tersebut dikombinasikan menjadi satu bagian. Sehingga dapat tercipta suatu akurasi yang sempurna.

Pada dasarnya olahraga atletik bukanlah olahraga permainan melainkan olahraga yang diperlombakan. Maka dari itu jenis olahraga atletik berbeda dengan jenis olahraga permainan seperti sepak bola, basket, voli, badminton, dan lain sebagainnya.

Perlu kalian ketahui ada banyak sekali jenis-jenis cabang olahraga atletik yang sering diperlombakan ketika ada event-event olimpiade. Berikut ini merupakan jenis-jenis dari cabang olahraga atletik beserta penjelasannya:

1. Lari Jarak Pendek

Lari adalah perlombaan atletik yang pertama kali dilombakan dalam cabang olahraga atletik dunia. Start lari jarak pendek menggunakan start jongkok, dimana nomor-nomor yang digunakan dalam lari jarak pendek ada 3 nomor yaitu 100 m, 200 m, dan 400 m.

Bagian dari lari yaitu lari jarak pendek, lari jarak menengah, dan lari jarak jauh. Pada kali ini bagian lari yang akan kita bahas terlebih dahulu adalah lari jarak pendek. Lari jarak pendek/sprint merupakan lari yang dilakukan dengan cara lari secepat-cepatnya atau sprint. Dimana para pelari akan menempuh lintasan yang berjarak 100 m, 200 m, dan 400m, itu semua tergantung dari nomor si pelari.

Teknik dasar lari jarak pendek yaitu start yang baik dan kecepatan berlari. Start yang baik dalam lari jarak pendek yaitu start jongkok, karena dengan teknik start yang baik dapat menentukan kecepatan bagi si pelari.

2. Lari Jarak Menengah

Lari jarak menengah merupakan lari yang dilakukan dengan cara berlari sepat sambil mempertahankan dan menambah daya tahan ketika berlari, karena nomor yang diperlombakan pada lari jarak menengah cukup menguras tenaga, yaitu nomor 800 m, dan 1500 m.

Lari jarak menengah menggunakan beberapa teknik yaitu awalan lari, lari di tikungan, dan saat mendekati garis finish. Lari jarak menengah dan lari jarak pendek memiliki perbedaan di start, teknik yang digunakan, jarak yang ditempuh, dan juga peraturannya.

3. Lari Jarak Jauh

Lari jarak jauh/Maraton adalah lari yang dilakukan dengan jarak tempuh yang terjauh. Berbeda dengan lari jarak pendek dan lari jarak jauh, lari jarak jauh menggunakan nomor lari 5000 m, 10.000 m, dan 42.195 m.

Lari jarak jauh/Maraton menggunakan teknik dasar yang berupa teknik start, teknik berlari, teknik pernapasan, dan teknik fisik. Semua teknik dasar tersebut harus diimbangi dengan daya tahan sipelari, karena dengan keseimbangan tersebut pelari dapat dengan mudah berlari.

4. Lari Estafet

Lari estafet/lari sambung adalah jenis lari yang dilakukan secara bergantian, dimana dalam satu tim terdapat empat orang pelari. Nomor lari estafet yaitu 4 X 100 , 4 X 400. Lari estafet menggunakan media tongkat kecil sebagai penyambung bagi bagi para pelari.

5. Renang

Renang adalah olahraga yang termasuk dalam cabang atletik. Renang juga merupakan olahraga berenang dalam air, yaitu dengan menggunakan gaya dan kecepatan. Gaya yang diperlombakan dalam renang yaitu, gaya kupu-kupu, dada, punggung, dan juga gaya bebas.

6. Lompat Jauh

Lompat jauh adalah cabang olahraga atletik yang berupa lompatan yang dilakukan dengan menggunakan beberapa gaya diantaranya yaitu: Gaya jingkok, gaya menggantung/jingkat, dan gaya berjalan di udara/ walking in the air.

7. Lompat Tinggi

Lompat tinggi adalah cabang olahraga atletik yang berupa lompatan. Lompat tinggi juga merupakan gerakan yang dilakukan untuk melompat setinggi-tingginya melewati mistar atau penghalang setinggi-tingginya.

8. Lompat Galah

Lompat galah adalah cabang olahraga atletik yang berupa lompatan, yang bertujuan melewati mistar dengan menggunakan bantuan galah. Pelompat dalam lompat galah tidak boleh menjatuhkan mistar atau pembatas yang menghalang, karena jika pelompat menjatuhkan mistar tersebut sebanyak 3 kali, maka si pelompat akan di diskualifikasi.

9. Tolak Peluru

Tolak peluru adalah cabang olahraga atletik di bagian lempar, dimana benda yang dilempar adalah peluru yang terbuat dari logam besi bulat. Tolak peluru dilakukan dengan cara mendorong atau menolak peluru sejauh-jauhnya dengan menggunakan satu tangan.

10. Lempar Lembing

Lempar Lembing adalah cabang olahraga atletik di bagian lempar, dimana benda yang digunakan merupakan tombak panjang yang berujung runcing. Tujuan dari lempar lembing yaitu untuk melempar lembing atau tombak sejauh-jauhnya.

11. Lempar Cakram

Lempar cakram adalah cabang olahraga atletik yang termasuk di bagian lempar, dimana benda yang digunakan merupakan cakram yang terbuat dari kayu dan lempengan besi yang berbentuk bulat. Tujuan dari lempar cakram sama dengan jenis olahraga lempar lainnya, yaitu untuk melempar cakram sejauh-jauhnya.

Nah itulah tadi seputar tentang olahraga atletik beserta dengan cabang-cabang yang diperlombakan dalam olahraga atletik. Sekian dan terima kasih…!