Inilah Makna Hari Suci Berdasarkan Sasih

356

Dalam Hindu, banyak sekali perayaan upacara-upacara tertentu. Khususnya umat Hindu di Bali yang budaya nya masih terasa sangat kental dari dulu hingga sekarang. Umat Hindu selalu memperingati hari suci. Hari suci merupakan hari istimewa, dimana pada hari-hari suci tersebut maka para dewa melakukan yoga untuk mensucikan alam semesta beserta isinya.

Hari suci diyakini sebagai hari baik dibandingkan hari lain. untuk itu, hari suci biasanya disebut dengan hari raya karena hari suci biasanya diperingati dan dirayakan dengan khusus, khusyu dan istimewa untuk menyambut hari suci tersebut.

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai makna hari suci berdasarkan sasih. Namun sebelum itu, mari kita ketahui dulu apa saja hari suci berdasarkan sasih? Dalam Hindu, hari raya dibedakan menjadi dua macam, yakni berdasarkan sasih, dan berdasarkan pawukon.

Berdasarkan sasih terdapat hari raya nyepi dan hari raya siwaratri. Sementara berdasarkan pawukon terdapat hari raya galungan, hari raya kuningan. Hari raya saraswati dan hari raya pagerwesi.

  • Hari Raya Nyepi

Hari raya nyepi ini merupakan perayaan Tahun Baru Hindu yang dimana hari raya ini tidak adanya aktivitas seperti biasa. Dimana semua kegiatan ditiadakan termasuk dengan pelayanan umum seperti Bandar Udara, namun untuk rumah sakit tidak dihentikan kegiatannya.

Tujuan diadakannya nyepi adalah untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk mensucikan Bhuana Alit dan Bhuana Agung. Biasanya, dua atau tiga hari sebelum hari raya Nyepi aka nada upacara Melasti yang dimana umat Hindu melakukan pensucian diri dan sembahyang di pura yang kemudian diarak ke pantai atau sumber air suci.

Makna pelaksanaan hari raya Nyepi ini bisa dilihat dari upacara melasti dimana upacara ini sebagai lambang wahana Ida Bhatara yang diusung keliling desa menuju laut untuk kesucian pratima dapat menyucikan desa.

  • Hari Raya Siwaratri

Dalam agama Hindu, Hari Raya Siwaratri merupakan hari raya yang dilaksanakan setahun sekali setiap purwaning tilem ke-7 pada tahun caka. Hari raya siwaratri merupakan hari suci yang digunakan umat Hindu untuk melakukan pemujaan kepada Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai Dewa Siwa.

Hari raya siwaratri bertujuan untuk meleburkan dosa. Hari siwaratri merupakan hari malam perenungan dosa dengan tujuan tercapainya kesadaran diri sendiri. pada hari raya siwaratri maka seluruh umat Hindu diharapkan dapat melakukan evaluasi dan intropeksi diri atas perbuatannya selama ini.

Dan pada malam pemujaan siwa inilah seluruh umat hindu memohon ampunan dan dikembalikan menjadi manusia yang suci serta memohon untuk dituntun agar terhindar dari perbuatan dosa.

Jadi, makna hari raya siwaratri ini adalah untuk meleburkan dosa dan memohon ampunan kepada Tuhan atas perbuatan selama ini dan memohon untuk dituntun ke jalan yang benar.

Itulah pembahasan mengenai makna hari suci berdasarkan sasih. Smeoga bermanfaat.