Inilah Gambaran Dari Surga Cyuta

35

Dalam Hindu, sudah dijelaskan bahwa jika seseorang meninggal, maka setelah mati jiwanya akan mencapai suatu moksa atau bisa jadi seseorang itu akan terlahir kembali ke dunia. Jika seseorang terlahir kembali ke dunia, maka ia akan menerima akibat atau karma dari perbuatan yang pernah ia lakukan di kehidupan sebelumnya, baik perbuatan baik atau buruk semua aka nada akibat untuk dirinya.

Kelahiran mengenal dua istilah, yakni kelahiran surga atau neraka. Kelahiran surga mengartikan bahwa seseorang hidup dalam keberuntungan dan kebahagiaan. Sementara kelahiran neraka artinya seseorang akan hidup dalam kesulitan dan kesengsaraan.

Surga dan neraka dalam agama Hindu sebenarnya amat jarang diperbincangkan. Hal ini dikarenakan umat Hindu hanya dipahami untuk meyakini hukum kharmaphala dan mempercayai adanya reinkarnasi kehidupan setelah adanya kematian.

Dalam agama Hindu, surga cyuta ini digambarkan sebagai suatu tempat di satu dunia dimana tempat tersebut memiliki cahaya yang selalu bersinar. Surga cyuta ini berisikan orang-orang yang suci. Surga cyuta merupakan dunia abadi yang penuh kebaikan.

Dalam Hindu, surga merupakan sebagai tempat persinggahan sementara yang sebelum pada akhirnya mereka akan kembali ke dunia. Dalam Hindu, surga merupakan tempat kesenangan sementara, sementara kebahagiaan yang sejatinua terletak di moksa.

Namun, ada beberapa pemikiran lain yang mengatakan bahwa surga dan neraka bukanlah suatu tempat melainkan adalah suatu kondisi di balik dunia yang mana apabila kondisinya baik dan menyenangkan maka itu artinya adalah surga. Sebaliknya jika kondisinya buruk dan menderita itu artinya adalah neraka.

Dalam kitab suci Weda, disebutkan bahwa surga merupakan suatu tempat di balik dunia yang dibatasi oleh kematian. Dikatakan lagi bahwa surga dan neraka akan ditemukan setelah kita melewati jembatan kematian dalam bentuk cahaya.

Dalam Hindu, surga bukanlah tempat memuaskan keinginan atau nafsu dalam tubuh, atau bahkan surga bukanlah tempat hiburan. Dalam Hindu, surga adalah dunia cahaya. Dalam Hindu, surga hanyalah kesenangan sementara. Disamping itu, kebahagiaan sejati justru berasal dari moksa dimana moksa merupakan tempat bersatunya jiwa dengan sang pencipta.

Sesungguhnya baik kebahagiaan dan kesengsaraan seseorang merupakan tergantung dari apa yang telah ia usahakan dan dari nasib yang sudah menjadi takdir Tuhan. Maka dengan demikian tidaklah tempatnya bisa seseorang bersedih dan terikat dalam suatu hal didunia ini. Karena pada akhirnya semua yang dimilikinya hanyalah titipan dan akan lenyap dengan sendirinya.

Jadi, bagi umat Hindu kehidupan merupakan suatu perjalanan yang di mulai dari sejak lahir sampai menin ggal dan saling berhubungan denga berjalannya waktu. Dalam Hindu, umat manusia selalu diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dalam beberapa kali masa di kehidupan selanjutnya untuk mencapai tujuan tertingginya.

Demikian pembahasan mengenai gambaran dari surga cyuta. Semoga bermanfaat!.