Inilah Deretan Momen Tidak Terlupakan Di Closing Ceremony of Asian Para Games 2018!

19

Perhelatan akbar pesta olahraga se-Asia bagi para atlet disabilitas telah berakhir pada hari Sabtu tanggal 13 Oktober 2018 di Jakarta. Bertempat di Indonesia, acara closing ceremony Asian Para Games 2018 diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada pukul 19:00 sampai dengan 21:25 WIB.

Mengangkat tema “The Inspiring Spirit and Energy of Asia”, Asian Para Games 2018 di Inonesia benar-benar menunjukan kontribusi terbaiknya untuk menyukseskan perhelatan akbar ini melalui tema yang erat dengan acara ini sendiri.

Di luar dari kontribusi terbaik panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 yaitu INAPGOC, para volunteer, pemerintah dan instansi terkait, para atlet disabilitas dari Indonesia sendiri juga mengerahkan seluruh kemampuannya untuk dapat berhasil mendapatkan prestasi cemerlang di perhelatan akbar ini.

Tidak hanya untuk menang tetapi, Indonesia juga memiliki momen tak terlupakan sendiri yang datang dari salah satu atletnya yaitu atlet cabang olahraga Judo yang di diskualifikasi karena menolak untuk tidak mengenakan hijab pada saat bertanding dengan tujuan mematahkan stigma dari peraturan yang ada di cabang olahraga Judo selama ini. Benar-benar menyentuh dan menginspirasi banyak orang tentunya.

Tidak hanya pada saat opening ceremony-nya saja, Asian Para Games 2018 juga memberikan banyak kejutan pada penyelenggaraan Closing Ceremony of Asian Para Games 2018.

Momen-momen tidak terlupakan ini diabadikan selama kurang lebih dua setengah jam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Berikut momen-momen tidak terlupakan saat gelaran acara Closing Ceremony of Asian Para Games 2018 :

1. Bertema “We Are One Wonder”

Memiliki tema we are one wonder yang artinya sangat mendalam.

2. Penampilan Zizi Raziq

Setelah ikut menyemarakkan Opening Ceremony Asian Para Games 2018, Zizi Raziq juga kembali tampil pada Closing Ceremony Asian Para Games 2018 tanggal 2 September 2018 kemarin. Penampilannya sungguh memukau para penonton yang hadir saat itu dengan permainan pianonya yang indah.

Ada yang spesial dibalik penampilan memukau Zizi Raziq ini, bukan hanya permainannya yang memukau tetapi, Zizi Raziq sendiri adalah pianis tunanetra kebanggaan Indonesia yang patut kita semua banggakan atas bakat yang di milikinya.

3. AOA Tampil Di Closing Ceremony Asian Para Games 2018

Asian Games 2018 boleh bangga dengan penampilan Super Junior dan IKON yang merupakan boyband asal Korea Selatan. Pada penyelenggaraan Closing Ceremony Asian Para Games 2018 juga tidak kalah membanggakan dan mengejutkan dengan kehadiran AOA yang beranggotakan 8 orang sebagai pengisi acara musik Internasional di Closing Ceremony Asian Para Games 2018.

AOA memberikan penampilan terbaik dan mengejutkan mereka yang tentunya menambah kemeriahan acara Closing Ceremony Asian Para Games 2018, Sabtu malam, 13 Oktober 2018 lalu.

4. Kotak Ability Berpindah Tangan Dari Indonesia Ke China

Dengan berakhirnya segala acara dan prosesi perhelatan akbar Asian Para Games 2018 ditandai dengan pemadaman api yang bergelora selama acara berlangsung pada Sabtu kemarin. Uniknya, pemadaman api ini disimbolisasikan dengan wayang yang meniup api tersebut hingga padam.

Betapa indahnya Closing Ceremony Asian Para Games 2018 dengan unsur pencampuran budaya yang sangat kental oleh Indonesia.

Berakhirnya acara ini menandakan berpindahnya tongkat estafet negara penyelenggara Asian Para Games yang akan diadakan di Hangzhou, China pada 2022 mendatang. Penyerahan kotak bertuliskan “ability” ini diserahkan kepada ketua NPC Tiongkok, Zhang Haidi.