Inilah 3 Teknologi yang Digunakan Dalam Penanganan Penyakit Jantung

14

Penyakit jantung kini menjadi salah satu pembunuh yang paling banyak ditemukan di seluruh dunia. Jumlah angka kematian akibat penyakit jantung selalu meningkat setiap tahunnya.

Hal ini tidak terlepas dari semakin buruknya gaya hidup jaman sekarang yang tidak lagi mengutamakan kesehatan dan justru lebih mengutamakan tampilan fisik.

Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah penderita penyakit jantung, maka teknologi kesehatan yang digunakan untuk penyakit jantung pun juga semakin dimutakhirkan.

Banyak bermunculan berbagai jenis teknologi untuk kesehatan jantung. Berikut ini adalah beberapa teknologi yang digunakan untuk kesehatan jantung:

1. Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) 

Alat yang bernama Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) ini digunakan untuk membantu kinerja jantung bekerja dengan normal. Cara kerja Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) sendiri adalah dengan menanamkan tabung kecil panjang atau kateter ke dalam jantung melalui sayatan kecil pada paha atau dada.

Kateter ini memiliki katup buatan yang akan membantu kinerja katup aorta pada jantung. Meskipun disebut katup buatan namun katup ini terbuat dari jantung sapi atau babi sehingga sangat aman digunakan.

Ketika kateter telah ditanam, katup akan ditempelkan tepat di atas katup aorta lalu kateter akan dilepas dan katup buatan akan segera bekerja.

2. Terapi Renal Denervation (RDN) 

Teknologi kesehatan lainnya yang sangat berperan penting dalam kesehatan jantung adalah Terapi Renal Denervation (RDN). Terapi Renal Denervation (RDN)  adalah terapi yang digunakan untuk mengatasi hipertensi yang dapat berakibat pada gagal jantung.

Terapi Renal Denervation (RDN) menggunakan metode ablasi frekuensi radio dengan mengganggu atau menonaktifkan serabut saraf simpatis.

Serabut saraf simpatis biasanya akan menerima rangsangan resistensi pada pembuluh darah lalu menyampaikan ke otak, dari otak respon tersebut ditanggapi dengan mengirim sinyal balik ke jantung sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah.

Terapi ini merupakan terapi non bedah sehingga sangat aman untuk digunakan. Namun hanya berfungsi pada kasus untuk pencegahan penyakit jantung dan tidak berfungsi untuk mengatasi penyakit jantung.

3. Bioabsorbable Vascular Scaffold (BVS) 

Bioabsorbable Vascular Scaffold (BVS) adalah salah satu teknologi dalam dunia medis yang sangat membantu mengatasi penyakit jantung yang semakin meningkat tiap tahunnya.

Bioabsorbable Vascular Scaffold (BVS) bekerja dengan cara menanamkan implan stents non logam pada jantung. Sebagaimana telah diketahui bahwa selama ini penanaman implan pada jantung menggunakan bahan logam sering kali menimbulkan masalah.

Maka dari itu, kini digunakan bahan non logam dengan cara kerja yang sama namun memiliki resiko yang jauh lebih kecil sehingga aman digunakan.

Meskipun begitu, Bioabsorbable Vascular Scaffold (BVS) juga mempunyai beberapa kelemahan, yakni tidak tahan lama dan hanya bisa digunakan sekali saja. Akibatnya, beberapa perusahaan tidak lagi mengkomersialkan produk Bioabsorbable Vascular Scaffold (BVS) Karena harganya yang relatif mahal dan jarang digunakan.

Itulah 3 teknologi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan mengatasi penyakit jantung. Menjaga kesehatan jantung sebaiknya dilakukan sejak masih muda dengan melakukan gaya hidup sehat.

Demikianlah artikel yang singkat ini. Semoga artikel ini menambah wawasan kita tentang kesehatan jantung.