Ini Tanggapan Bos Yamaha Tentang Lorenzo di MotoGP Catalunya

8

Bos Yamahan Lin Jarvis menilai akan kesalahan Jorge Lorenzo di ajang balap MotoGP Catalunya pada Minggu (16/6) lalu. Beliau mengatakan kesalahn Lorenzo ini seperti kesalahan Rookie yaitu pebalap baru. Selain itu, beliau juga berkomentar bahwa rider Spanyol tersebut di anggap tidak cerdas.

Pada ajang balap di sirkuit Catalunya, Minggu (16/6), Jorge Lorenzo telah fatal dalam melakukan kesalahan yaitu saat hendak menikung pada turn ke 10. Dia mengatakan kehilang control pada bagian depan motornya, sehingga terjatuh dan akhirnya mengenai Vinales, Daivizioso, dan juga Valentino rossi hingga mereka crash.

Untungnya saja, teman setimnya Marc Marquez terhindar dari kejadian tersebut. Di akhir race, Marc Marquez akhirnya memenangkan balapan Catalunya. Pemenang kedua jatuh pada Fabio Quartararo, dan pada posisi ketiga di menangkan oleh Danilo Petrucci.

Dari kejadian tersebut Andrea Davizioso yang menjadi korban insiden tersebut mengkritik Lorenzo. Dia mengatakan bahwa Lorenzo tidak berfikir jernih saat melakukan aksinya.

“Cukup jelas apa yang telah terjadi,” Dovizioso mengatakan dikutip Autosport. “Jorge dalam posisi yang bagus, dia mendapatkan posisi yang bagus saat start, soal kecepatan tidak terlalu jauh dan dia sangat ingin berada di barisan depan pada awalnya, dan dia melakukan sebuah kesalahan besar.”

Kesalahan yang dilakukan oleh Jorge Lorenzo di kecam oleh kalangan pembalap, termasuk teman setimnya Marc Marquez dan juga bos Yamaha Lin Jarvis. Bos Yamaha ini menilai bahwa mantan pembalap Yamaha yang akhirnya pindah ke Honda tampilannya seperti rookie yang biasa disebut dengan pebalap baru saat tampil di sirkuit Catalunya.

“Ini seperti menjadi kesalahan rookie, tidak cerdas. Membuat dirinya dan tiga pembalap terjatuh di awal race tak bisa dibayangkan,” kata Jarvis, seperti dilansir Marca.

“Kami sudah melihat kesalahan serupa oleh pebalap berpengalaman. Alvaro Bautista membuat hal serupa di Assen [Belanda],” imbuh Jarvis.

Setelah kejadian itu, Jorge Lorenzo pun meminta maaf ke kepada ketiga pebalap yang terkena akan kecerobohannya, yaitu Dovizioso, Vinales, dan juga Rossi. Jorge Lorenzo juga terhindar dari hukuman atas kejadian tersebut.

Dari insiden tersebut, menjadi keuntungan bagi Marc Marquez untuk dapat melintasi garis finish pertama.