Ini Jumlah Libur Lebaran 2019 dan Info Pembayaran THR

25

Lebaran semakin dekat, Pemerintah pun mulai menetapkan Cuti Bersama serta Libur Lebaran 2019. Keputusan pemerintah menetapkan hari libur lebaran dan cuti bersama ini nantinya tidak hanya berlaku untuk bagi PNS namun juga akan diberlakukan untuk seluruh pegawai di perusahaan swasta.

Dikutip dari media Merdeka, Bima Haria Wibisana selaku kepala Badan Kepegawaian Negara mengungkapkan, meskipun pemerintah belum memutuskan secara resmi, akan tetapi cuti bersama untuk Lebaran diperkirakan akan terjadi dari mulai tanggal 31 Mei atau akhir bulan ini, hingga tanggal 9 Juni 2019.

“Segera ditetapkan, Sepertinya mulai libur tanggal 31, tanggal 10 masuk. Hari Senin tanggal 10 mulai masuk kembali,” ungkap Bima dikutip dari Merdeka.com.

Menurut Bima penetapan cuti bersama ini sejatinya sudah diatur dalam surat keputusan (SK) bersama Menteri. Oleh karena itu, kemudian libur atau cuti bersama ini tidak hanya berlaku untuk PNS, namun juga untuk para pegawai Swasta.

Pemerintah sendiri sebelumnya memang sudah menetapkan libur nasional jatuh pada tanggal 30 Mei, 1 Juni, 5 hingga 6 Juni dimana dua hari terakhir merupakan Hari Raya Idul Fitri. Sedangkan untuk cuti bersama diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 3 hingga 7 Juni 2019.

Kabar Seputar THR (Tunjangan Hari Raya) 2019

Sementara itu untuk besaran THR yang akan diterima oleh para PNS kabarnya juga sudah ditetapkan oleh Presiden. Pemberian THR yang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2019 itu pun sudah ditandatangani langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam PP yang sudah ditandatangani Presiden Jokowi itu tertulis bahwa jumlah THR yang akan diterima oleh para PNS, TNI, Polri, dan Penerima Tunjangan lainnya adalah setara dengan gaji satu bulan, terhitung sejak dua bulan sebelum Hari Raya Idul Fitri berlangsung.

Ini artinya besaran THR yang akan didapat oleh para PNS, TNI, Polri, Pensiunan, dan juga penerima tunjangan lainnya akan setara dengan gaji yang mereka terima pada bulan April, karena Lebaran akan jatuh pada bulan Juni.

Sementara itu sebelum berita ini muncul, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani mengatakan bahwa dari pihak pemerintah sudah mengucurkan dana sebesar total 20 triliun rupiah untuk memberikan THR kepada para penerima tunjangan tersebut.

“Tunjangan hari raya bagi PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan sebagaimana dimaksud yaitu sebesar penghasilan 1 bulan pada 2 bulan sebelum hari raya.” Kurang lebih seperti itu aturan pembagian THR yang tertulis pada Peraturan Pemerintah Pasal 3 Ayat 1 ini.

Sedangkan untuk tenggat waktu pemberian THR sesuai yang tertulis di PP tersebut wajib diberikan mulai dari 10 hari sebelum hari raya dilaksanakan. PP ini juga kabarnya akan diberlakukan kepada para pegawai swasta, namun tetap dengan peraturan Perusahaan yang berlaku.

Seputar Mudik 2019

Lebaran selalu lekat kaitannya dengan Mudik, sebuah tradisi turun temurun yang sudah dilakukan warga Indonesia setiap Lebaran tiba. Khusus tahun ini diperkirakan akan ada 1,9 juta warga dari jabodetabek yang akan melewati jalur Tol Trans Jawa pada arus Mudik dan arus Balik nanti.

Untuk mengantisipasi kepadatan dan mengurangi kemacetan yang dipastikan akan terjadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiadi mengatakan akan ada lima skema yang sudah disiapkan untuk digunakan selama Mudik Lebaran 2019 nanti, dan lima Skema tersebut antara lain.

1. Pemindahan Gerbang Tol Cikarang Utama

Gerbang Tol Cikarang Utama sudah lama sering sekali menjadi salah satu titik kemacetan terparah disaat mudik Lebaran. Oleh karena itu pada Mudik 2019 ini, PT Jasa Marga dan juga BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) akan memindahkannya ke KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama, dan KM 67 Gerbang Tol Kalihurip Utama.

2. Diskon Tarif Tol

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di setiap gerbang tol, pemerintah akan segera menetapkan diskon untuk biaya masuk tol. Namun kepastian ini baru akan diumumkan 10 hari jelang lebaran nanti.

3. Satu Arah

Agar melancarkan arus kendaraan di dalam tol, pemerintah juga akan memberlakukan jalan satu arah dari mulai jalur KM 29 Cikarang Utama hingga KM 262 Brebes Barat. Jalur satu arah ini nantinya akan diberlakukan sejak 30 Mei hingga 2 Juni. Sedangkan untuk arus balik, juga akan diberlakukan satu arah dari mulai KM 1 hingga KM 29 Tol Palimanan.

4. Himbauan Tidak Bergantung Pada Rest Area Tol

Penumpukan kendaraan yang ingin masuk ke rest area juga kerap menimbulkan kemacetan yang mengular belasan kilometer saat mudik. Oleh karena itu pemerintah memberi himbauan kepada para pemudik untuk tidak bergantung pada rest area di dalam tol saja. Relakan keluar dari tol sebentar untuk mencari rest area di daerah perkotaan terdekat.

5. Ganjil Genap Di Merak-Bakauheni

Terakhir bagi para pengguna kendaraan pribadi yang akan menyebrang dari Merak ke Bakauheni, nantinya akan diberlakukan ganjil genap dimulai dari tanggal 31 Mei 2019, dan akan berlaku dari jam 08.00 hingga 20.00, meski begitu sementara peraturan ini hanya bersifat himbauan.

Nah sahabat dori, penting banget nih informasi diatas, apalagi bagi kamu para pemudik yang akan bepergian ke kampung halaman. Jaga keselamatan ya dan selamat merayakan hari raya idul fitri dengan keluarga.