Ini Hukuman untuk yang Sering Body Shaming

30

Zaman sekarang kalian pasti di olok soal cara berpakaian, gendutan, kurusan, atau yang lainnya itu namanya “bodyshaming”. Dan mungkin, kalian sering mendengar teman kalian sendiri yang dikomentari beginian. Sekarang tindakan ini tidak boleh loh guys, yuk simak.

Body shaming adalah tindakan mengolok-olok fisik seseorang, yang dapat membuat orang tersebut depresi, tidak percaya diri, lalu efek paling buruk adalah bunuh diri. Atau diet secara ketat yang dapat membuat seseorang anoreksia, itu bahaya dan bisa terjadi. Atau orang kurus yang makan berlebih akhirnya kebanyakan gula dan lambungnya nggak terkontrol lalu bermasalah, emang situ mau tanggungjawab? Itu bisa saja terjadi, karna tekanan mental dari omongan seseorang. Bisa berupa “ih, kamu kok gendutan kayak sapi”, “ih kamu kurus kayak sapu kasur”. Perhatian boleh, bodoh jangan.

Seseorang yang dididik dengan baik, maka ia tak akan menyakiti hati seseorang apalagi mengolok fisik. Sepertinya biasa saja, tapi watak tiap orang itu beda loh jangan disamain. Apalagi seseorang yang mengatasnamakan teman “kita kan teman, jangan tersinggungan napa.” Tolong dicatat, tidak akan ada teman yang menjatuhkan temannya sendiri, apalagi membuat temannya tidak percaya diri dan takut ketemu orang.

Akhirnya bodyshaming sendiri memiliki hukuman, yaitu landasan hukum pidana Body Shaming di Media Social adalah pasal 27 Ayat (3) UU ITE yang berbunyi “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau menstransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

Ancaman pidana untuk pelaku Body Shaming di social media sesuai dengan pasal 27 ayat (3) UU ITE akan dipidanakan dengan pidana penjara paling lama 4 tahundan/denda paling banyak Rp. 750 juta.

Nah, mantap. Yuk screenshot para pelaku body shaming biar kapok, biar nggak bikin stres anak orang, udahtugas banyak, mikir omongan orang lai, stres dobel-dobel dong. Bahaya, bikin sakit. Sakit pikir, sakit hati.

Jangan lagi membuat orang lain berfikir atas omonganmu ya, kalau orang itu tersinggung, nanti kamu yang dapat bonusnya secara gratis yaitu dosa dia. Karena kamu menyakitinya, yuk cerdas dalam berbicara. Kalau emang ada teman, saudara atau apapun itu yang fisiknya berubah tahan aja di batin, biarin aja berarti dia bahagia hidupnya. Urus dengan kesibukanmu sendiri jangan sampai orang lain. Nanti dapat bonus dosa hayoo. Sekian ya, semoga sadar diri. Terimakasih.