Hukum Wudhu Di Kamar Mandi Dalam Islam

13

Salah satu hal yang wajib dipenuhi sebelum melakukan shalat adalah wudhu. Wudhu dilakukan untuk membersihkan najis sehingga kita menghadap Allah dalam kondisi yang suci. Di mesjid, tempat wudhu disediakan sebagai bagian dari fasilitas mesjid.

Tempat wudhu laki-laki dan wanita pun dipisah, begitu pula tempat wudhu dengan kamar mandi yang juga dipisah. Namun bagaimana jika di rumah tidak disediakan tempat wudhu khusus seperti di kamar mandi? Apakah boleh berwudhu di dalam kamar mandi?

Sebagaimana telah diketahui, menyebutkan nama Allah di kamar mandi hukumnya adalah makruh.

An-Nawawi mengatakan:

“Dimakruhkan berdzikir dan berbicara ketika buang hajat. Baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan, kecuali karena keadaan terpaksa. Sampai sebagian ulama madzhab kami (syafi’iyah) mengatakan: ‘Jika orang yang di dalam WC ini bersin maka tidak boleh membaca hamdalah, tidak pula mendoakan orang yang bersin, tidak menjawab salam, tidak menjawab adzan. Bahkan orang yang memberi salam kepada orang yang berada di WC dianggap bertindak ceroboh, sehingga tidak berhak dijawab’.

Namun jika kita akan berwudhu, kita disyariatkan untuk membaca basmallah terlebih dahulu. Hukum makruh tersebut otomatis berubah menjadi mubah karena adanya syariat yang lebih kuat dalam berwudhu.

Komite Fatwa Ulama Saudi menyatakan:

“Makruh mengucapkan nama Allah di dalam kamar mandi, yang digunakan untuk buang hajat. Sebagai bentuk mensucikan dan memuliakan nama Allah. Namun disyariatkan membaca basmalah ketika mengawali wudhu, karena basmalah hukumnya wajib ketika ingat, menurut sekelompok ulama.” (Fatwa Lajnah Daimah, 5:94)

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah berkata,

“Tidak mengapa berwudhu di dalam kamar mandi apalagi ada hajat ketika itu. Ketika itu tetap wajib bismillah di awal wudhu. Karena membaca bismillah di awal wudhu adalah suatu kewajiban menurut sebagian ulama. Sebagian lain menganggap hukumnya sunnah muakkad. Jadi tetap membaca bismillah dan tidak dianggap makruh. Karena hukum makruh jadi tiada saat butuh. Jadi, setiap muslim tetap diperintahkan membaca bismillah di awal wudhu dan menyempurnakan wudhu setelah itu.

Adapun doa setelah wudhu, hendaklah membacanya setelah keluar dari kamar mandi. Adapun jika kamar mandi hanyalah tempat untuk berwudhu saja, tidak ada untuk buang air besar maupun air kecil, maka tidak mengapa mengucapkan bismillah kala itu karena tempat tersebut bukan lagi tempat menunaikan hajat.” (Majmu’ Fatawa wa Maqolat Mutanawwi’ah, jilid ke-10)

Maka dari itu, hukum wudhu di kamar mandi adalah boleh. Namun alangkah lebih baik jika kita berwudhu di tempat khusus yang tidak ada kepentingan hajat di dalamnya sehingga wudhu menjadi lebih afdol. Jika memang harus di kamar mandi, maka jangan lupa untuk menggunakan sandal agar kaki tetap suci setelah berwudhu. Wallahu’alam.