Hubungan Mulai Mencair, Leclerc dan Vettel Banggakan Ferrari

5

Maranello 17 Januari 2020 Hubungan 2 pembalap Ferrari terbilang tak pernah akur. Dari awal musim, Leclerc dan Vettel telah terlibat perseteruan yang cukup panas. Keduanya memang dikenal memiliki watak yang sangat keras. Bahkan Binotto selaku Kepala Tim Ferrari pun telah memprediksi hal tersebut sebelumnya. Ia cukup mengetahui konsekuensi menggabungkan 2 pembalap ternama tersebut di 1 tim yang sama karena memang keduanya memiliki watak keras.

Dikutip dari Marca, Binotto justru merasa aneh jika kedua pembalap itu terlihat akur sedari awal. Gesekan antara keduanya justru dirasa normal dan membawa atmosfer baik di kubu Ferrari. Pada wawancara hari ini, Jumat (17/01/2020) Mattia Binotto menuturkan besarnya ego kedua pembalap Ferrari tersebut. Baik Sebastian Vettel dan James Leclerc diketahui sulit menahan ego masing-masing di tim sebelumnya.

Lebih lanjut, Binotto menuturkan betapa canggungnya pertemuan keduanya saat di awal musim. Saat itu, Binotto mau tak mau menggelar pertemuan seluruh tim untuk membahas pertandingan musim 2019. Leclerc dan Vettel terlihat hadir untuk membahas persoalan yang sama dengan tim masing-masing.

Gesekan antara keduanya memang tak berhenti sampai disini saja. Beberapa perseteruan sempat diabadikan oleh wartawan saat itu. Puncak pertikaiannya sendiri ditandai oleh tabrakan keduanya di lintasan balap F1 Grand Prix (GP) Brasil. Masalah yang terjadi pada perlombaan di negeri Samba tersebut menarik perhatian para penggemar F1 Brazil.

Keduanya sempat terlibat tabrakan hebat di lintasan balap. Tak ada yang mau mengalah, bahkan saling menyalahkan antara 1 dengan lainnya. Kondisi tersebut sempat membuat bingung Binotto maupun anggota tim lainnya. Untungnya, kondisi segera membaik dan perseteruan bisa segera diatasi.

Meskipun tak bisa mendamaikan keduanya secara langsung, Binotto merasa Leclerc dan Vettel jauh lebih akur di akhir musim 2019. Setidaknya, keduanya tak terlibat perseteruan sengit saat bertemu 1 sama lain. Ini mengindikasikan hubungan yang kian mencair antar sesama rekan setim.

Binotto sendiri tak menampik akan terjadi perseteruan dalam timnya. Pasalnya, kedua pembalap Ferrari memang dikenal sulit untuk menaklukkan ego masing-masing. Walaupun bakal ada kesalahan lain ke depannya, tim Ferrari akan berusaha untuk memperbaiki dan terus bergerak maju.

Dalam sesi wawancara Jumat (17/01/2020), Binotto memaparkan optimismenya membawa Ferrari ke posisi terbaik. Kepala Tim Ferrari menganggap gesekan antar pembalap adalah hal wajar, jika ingin berkembang. Tak ada pembalap yang bisa 100% akrab dengan pembalap lainnya. Inilah bumbu dunia balap yang harus ditaklukkan oleh siapapun, termasuk tim yang bekerja di belakangnya.