Hobi Tiap Orang Berbeda, Kita Tak Berhak Menghakiminya

31

“Udah gede, kok masih suka nonton kartun?”

“Buat apa, sih ngabisin banyak uang buat beli album lagu? Mending ditabung buat keperluan lain.”

“Hobi kamu ngoleksi mainan? Buat apaan?”

“Ih, ngapain beli sepatu mahal-mahal, dipakenya kan diinjek juga.”

“Hobi olahraga mau jadi alet? Halah, paling-paling endingnya nyari kerja di pabrik juga.”

Kadang kita lupa bahwa setiap manusia punya kehidupan pribadi mereka masing-masing yang tidak berhak kita usik, begitupun soal hobi, sesuatu yang menjadi favorit mereka. Pada dasarnya, hobi adalah sesuatu yang dilakukan saat kita punya waktu senggang dan bermanfaat.

Akan tetapi, pernahkah kamu sadar, bahwa yang bermanfaat untuk kita, belum tentu bermanfaat untuk orang lain, begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, kita dan orang lain bebas menentukan hobi apa yang cocok untuk diri kita.

Saat kamu sibuk menghujat hobi orang lain karena menurutmu itu tidak berguna dan terkesan konyol, pernakah kamu berpikir bahwa hal yang kamu sebut tidak berguna dan terkesan konyol itu adalah hal yang penting dan berharga dalam hidupnya.

Kamu bisa dengan mudah mencela hobinya yang menurutmu aneh, tapi dia pasti punya alasan tersendiri kenapa memiliki hobi yang dimaksud. Lagipula, aneh di matamu belum tentu aneh juga di matanya, atau di mana orang lain.

Sebagai manusia yang baik, akan lebih tepat untuk kita menumbuhkan rasa saling menghargai satu sama lain. Hobi sama dengan kepribadian tiap orang yang berbeda. Kita tidak bisa memaksakan kehendak kita pada orang lain. Yang bisa kita lakukan adalah beradaptasi dan menerima perbedaan tersebut di lingkungan kita.

Selama menurutnya hobi itu baik, untuk apa kita mencela. Toh, kita juga pasti punya hobi kita sendiri. Dan kamu juga tidak akan suka jika ada seseorang yang mencela hobimu.

Jadi mulai sekarang, biasakan untuk saling menghargai hobi satu sama lain, ya.