Heboh di Twitter: Tiket Pesawat Naik dan Penghapusan Bagasi

22

Libur Natal 2018 dan libur tahun baru 2019, sudah berlalu hampir dua pekan, namun banyak sekali masyarakat yang mengeluhkan harga tiket penerbangan mahal. Bahkan di low season pun harga tiket penerbangan masih mahal dari biasanya.

Banyak masyarakat yang menyayangkan hal tersebut, peak season sudah lewat tetapi harga pesawat untuk penerbangan domestik masih tinggi, bahkan kenaikan hampir mencapai dua kali lipat.

Netizen melalui platform media sosial twitter banyak mengeluhkan tingginya harga tiket pesawat, bahkan ada salah satu netizen di platform twitter ini  membuat petisi untuk meminta diturunkan harga tiket pesawat.

Mereka menuliskan petisi kepada Presiden Jokowi dan Kementrian Perhubungan untuk menurunkan harga tiket pesawat domestik, bahkan petisi ini per tanggal (11/01/2019) sudah ditandatangani sebanyak 39.211 orang.

Dilansir dari akun twitter Muhammad Risky Ceasar (@riskyriksy_) mengatakan bahwa harga tiket pesawat domestik lebih mahal. Apakah harga tiket pesawat dinaikkan regulasinya oleh Kemenhub. Biasanya ia mendapat tiket di harga kisaran 300-400 ribu untuk rute Jakarta- Surabaya, sekarang ia harus membayar minimal 900 ribu untuk rute tersebut.

Bahkan sumber lain dari twitter (@Fathu_Nur) mengatakan lebih murah untuk penerbangan dari Indonesia ke Singapore. Untuk harga tiket pesawat rute CGK-SIN hanya 500ribuan, sedangkan harga tiket pesawat dari CGK menuju bandara di kota-kota di Indonesia seperti Malang, Padang Makassar diatas satu juta.

Belum usai masalah harga tiket domestik yang melonjak hingga cukup drastis. Maskapai Penerbangan Lion Air menghapuskan kebijakan bagasi gratis. Melalui media socialnya instagram @lionairgroup Lion Air Group mengatakan bahwa fasilitas bagasi gratis untuk Lion Air dan Wings Air ditiadakan untuk pembelian tiket penerbangan mulai Selasa, 8 Januari 2019 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penurunan bagasi diberlukakan yang tadinya gratis bagasi dari 20kg menjadi 7 kg untuk Lion Air untuk Wings Air yang tadinya bagasi 10 Kg diturunkan menjadi 7 kg.

Tidak ada lagi bagasi gratis cuma-cuma. Setiap calon penumpang hanya diizinkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang bawaan pribadi (personal item) seperti tas laptop,  tas jinjing wanita (hand luggage) serta tas perlengkapan bayi. Ketentuan maksimum untuk ukuran dimensi bagasi yang dapat dibawa ke kabin adalah 40cm x 30cm x 20cm.

Lion Air Group juga mengatakan bagi calon penumpang yang membutuhkan kuota bagasi tercatat pada penerbangannya tersebut, penumpang bisa terlebih dahulu membeli voucher bagasi (Pre-paid Baggage) melalui agen perjalanan (Agen Portal) ataupun kantor penjualan tiket resmi Lion Air maupun Wings Air sebelum keberangkatan.

Menanggapi hal tersebut pihak Lion Air Group menanggapi, hal tersebut merupakan kewenangan maskapai selama tidak membahayakan keselamatan penumpang. Lion Air Group mengatakan penurunan kapasitas bagasi masih sesuai dengan Peraturan oleh Menteri Perhubungan No: PM 185 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri