Hasil Seleksi CPNS Bisa Diprotes dengan Alasan yang Benar

21

Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil  (CPNS)  tahun ini diperbolehkan mengajukan masa sanggah  jika ingin memprotes hasil seleksi dari pihak administrasi. Namun, dengan satu syarat bahwa saat protes disampaikan alasan yang jujur. Sebab jika tidak dengan alasan yang benar, maka orang yang melakukan protes harus siap menerima konsekuensi hukum yang berlaku.

Masa sanggah ini diberlakukan setelah 3 hari sejak hasil seleksi administrasi diumumkan, seperti yang disebutkan oleh Paryono selaku Plt Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN). Misalnya jika hasil seleksi administrasi diumumkan oleh BKN pada tanggal 16, maka sejak tanggal 16 tersebut sudah bisa diprotes atau disanggah oleh peserta CPNS sampai tanggal 18.

Apa yang ingin di protes atau di sanggah, peserta dapat mengunggah sanggahan mereka ke laman sscn.bkn.go.id. Saat buka laman nanti akan ada tombol untuk sanggahan dicantumkan. Begitu juga jika pengumuman di daerah sudah berlangsung, maka masa sanggah bisa dilakukan selama 3 hari setelah itu.

Masa sanggah ialah masa atau batas waktu untuk mengajukan sanggahan yang diberikan kepada peserta atau pelamar. Dimana setiap pelamar bebas mengajukan apapun sanggahan terkait hasil seleksi dari pihak administrasi. Meskipun begitu, hal ini tak bisa dilakukan sembarangan. Sebab sanggahan bisa dilakukan atau dilaporkan jika hasil seleksi dari pihak administrasi tak sesuai dengan berkas yang diajukan oleh pelamar dan karena ada kesalahan saat verifikasi instansi.

Maka diberikan waktu untuk pelamar mengajukan sanggahan paling lama 3 hari setelah keluar pengumuman hasil seleksi administrasi. Pengajuan dilakukan di laman secara online. Caranya, pelamar harus masuk dulu ke akun pelamar CPNS di sscn selanjutnya tekan tombol mengajukan sanggahan. Tombol tersebut berada di bagian bawah pengumuman syarat administrasi yang tidak terpenuhi.

Nantinya tersedia pilihan dokumen yang ingin disanggah, kemudian peserta menyertakan alasan mengajukan sanggahan tersebut. Tetapi ketentuannya peserta tak boleh melakukan unggahan ulang dokumen persyaratan. Kemudian ada kotak pengecekan yang harus diisi oleh peserta atau pelamar. Berarti dengan mengisi kotak ini, peserta mengatakan bahwa alasan sanggahan tersebut dibuat dengan dokumen yang sebenarnya. Akhiri proses dengan tekan tombol “akhiri proses sanggah”.

Nantinya, pihak instansi yang berkaitan akan melakukan verifikasi sanggahan tersebut jangka waktu 7 hari, dan kembali diumumkan hasil sanggahan peserta. Namun, perlu kembali diingatkan bahwa jika alasan sanggah tak benar peserta akan dikenakan proses hukum.