Gebrakan Erick Thohir di BUMN Bikin Kocar Kacir

17

Menteri BUMN Kabinet Indonesia Maju saat ini menjadi perbincangan hangat. Meskipun besar di media, namun komitmennya dalam merapikan kembali BUMN benar-benar dibuktikan. Baru saja menjabat sebagai menteri, namun ia telah berhasil merombak beberapa BUMN besar.

1. Pertamina

BUMN yang satu ini memang dikenal dipenuhi dengan orang-orang yang ‘kenyang’. Untuk menata kembali Pertamina, Erick Thohir pun mengangkat Basuki Tjahaja Purnama menjadi Komisaris Utama. Keputusannya yang mengangkat Ahok pun menjadi kontroversi, apalagi ia adalah mantan napi dan tidak memiliki latar belakang di bidang migas. Namun Erick yakin bahwa Ahok mampu mengawasi Pertamina. Keahliannya dalam memelototi bawahan akan menjadi cemeti untuk meningkatkan kinerja pegawai di Pertamina.

2. PLN

Tak hanya Pertamina, PLN juga dirombak oleh Erick. Ia mengangkat Rudiantara yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika 2014-2019 menjadi Direktur Utama PLN saat ini.

3. Garuda

Garuda menjadi BUMN yang paling menyebalkan bagi Erick. Dari hasil pemeriksaan, Garuda memiliki banyak sekali anak perusahaan yang ternyata sama sekali tidak memiliki core bisnis yang sesuai. Akibatnya, semua anak perusahaan jadi saling tumpang tindih. Ia akhirnya berencana mengganti Direktur Utama Garuda, apalagi setelah adanya temuan spare part Harley Davidson dan sepeda Brompton di sebuah pesawat Garuda yang baru.

4. PT PANN

PT PANN merupakan BUMN yang ada di bidang pembiayaan perkapalan. Namun sayangnya, perusahaan ini justru memiliki anak perusahaan yang jauh melenceng, terutama bisnis perhotelan. Diketahui PT PANN saat ini telah memiliki puluhan hotel.

“Contoh konkret yang tadi, mohon maaf saya juga baru kenal dengan direksi tadi, mengenai perusahaan leasing kapal, bagaimana perusahaan leasing kapal ini bisa hidup kalau sejarahnya ada leasing pesawat terbang, apalagi mohon maaf tiba-tiba ada bisnis hotel. Tentu di dalam BUMN-nya kita akan juga bikin yang namanya kembali ke core bisnis. Saya rasa berat sekali. Saya tidak salahkan direksi PT PANN ketika beliau masuk awal memang sudah ada core bisnis yang sangat tidak fokus. Di bawah PANN ada dua hotel,” jelas Erick.

5. BTN

BTN menjadi bank yang pertama kali mendapat perhatian dari Erick. Bank dengan plat merah ini memang memiliki banyak sekali masalah. Ericki pun menunjuk Pahala Mansury sebagai direktur utama dan Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama.

“Pak Chandra Hamzah latar belakangnya hukum. Kita tahu di BTN sekarang ada isu-isu yang kurang baik, tentu harus dilihat secara hukum, apalagi ini ujung tombak pembiayaan perumahan rakyat nasional. Kalau tidak sehat, tidak bagus,” jelasnya.

Tak hanya 5 BUMN itu saja, Erick Thohir akan terus melakukan gebrakan lain di semua BUMN yang bermasalah.