Film Baru Bumi Itu Bulat Meraup Banyak Penonton dengan Tema Toleransi

17

Dunia perfilman semakin banyak kemajuan. Berbagai gaya, genre, dan pelajaran yang diangkat agar menarik banyak penonton. Seperti baru-baru ini, film berjudul Bumi Itu Bulat suskes mendulang banyak penonton. Film yang disutradarai oleh Ron Widodo bersama Inspira Picture, Astro Shaw, GP Ansor, dan juga Ideosource Entertainment. Didukung juga oleh aktor dan aktris yang sangat berbakat.

Aktor dan aktris ini adalah Rayn Wijaya, Tissa Biani, Mathias Muchus,Febby Rastanty, Arie Kriting, Christin Hakin, dan banyak lagi sederet artis Indonesia. Saat diwawancarai, Arie Kriting sempat menuturkan rasa bangganya karena bisa terlibat dalam film Bumi Itu Bulat. Selain bisa memajukan dunia perfilman Indonesia, juga karena bagusnya tema yang diangkat.

Film ini mengangkat tema toleransi. Nah, dengan kata lain pelajaran yang didapat setelah menonton film ini tentu akan memotivasi penonton agar bisa hidup lebih bertoleransi. Ini adalah suatu hal yang semakin hilang di antara masyarakat Indonesia.

“Banyak pesan toleransi di film ini, materi sangat baik karena Indonesia berbeda tetapi tetap satu. Tidak boleh terpecah belah. Meskipun berbeda-beda tetapi Indonesia harus tetap satu,” Begitu ungkap Arie Kriting saat diwawancarai oleh media Antara.

“Sudah pasti iya. Masyarakat di Bumi ini harus memiliki pola pikir masuk akal. Garis besar film ini adalah toleransi,” Lanjutnya kemudian.

Hal inilah yang membuat Arie Kriting langsung menerima tawaran dari Bapak Ron Widodo saat diajak bergabung menyempurnakan film Bumi Itu Bulat.

Ternyata tidak hanya Arie Kriting yang berpikiran seperti itu, ayah dari penyanyi Denada yaitu Triawan Munaf juga sempat mengaku bahwa dirinya tidak bisa menolak undangan menghadiri acara gala premier film bermanfaat seperti Bumi Itu Bulat beberapa waktu yang lalu.

“Saya sangat semangat saat diberitahukan dan diundang ke tempat ini, karena temanya sangat khusus. Toleransi harus diperjuangkan mati-matian,” begitu katanya.

“Film Indonesia sedang menanjak dan membahagiakan, bisa diisikan dengan film terbaik seperti ini. Saya di rumah aja penuh kebedaan kebudayaan, tapi kalau tidak diresapi, kita tidak bisa toleran terhadap yang lain. Mari lah kita toleran terhadap lingkungan, kita harus mengedepankan kerja keras, tidak menyerah, dan lain-lain harus kita lakukan setiap hari,” lanjut Triawan Munaf.

Membaca semua pendapat mereka, tentu Anda penasaran dan harus menonton film ini juga ya. Terus pantau artikel selanjutnya ya, karena akan ada informasi penting lainnya dan hanya Anda temukan di Doripos.com. Semoga bermanfaat.