Fakta Menarik Nadiem Makarim, Dari CEO Gojek Sampai Jadi Menteri

100
fakta Nadiem Makarim

Sosok Nadiem Makarim menjadi sosok yang sangat sering diperbincangkan sejak tahun 2018. Nadiem merupakan pengusaha perusahaan startup yang sukses mendulang kekayaan dan popularitas dengan Gojek. Di tahun 2018, Gojek sukses menjadi layanan transportasi yang banyak memberikan kemudahan dalam perjalanan masyarakat luas. Oleh karena itu, Gojek menjadi salah satu perusahaan Startup yang sudah memiliki level Decacorn.

Berkat pencapaiannya itu, Nadiem Makarim kini berhasil ditunjuk dan dipercayai oleh presiden Joko Widodo untuk menjadi salah satu menteri dalam kabinet Indonesia Kerja. Ia diberi mandat untuk menjadi menteri di sektor Pendidikan dan Kebudayaan.

Setelah dipercayai untuk membantu presiden Jokowi memajukan Indonesia, Nadiem mengaku telah sepenuhnya mundur dari jabatannya sebagai CEO Gojek. Ia mengaku tidak lagi memiliki kewenangan dan kekuasaan di perusahaan yang sukses melebarkan sayapnya di negara Asia lainnya. Berikut ini beberapa fakta menarik dari pria yang kini berusia 35 tahun ini. Simak selengkapnya dibawah ini ya.

  • Fakta mengenai keturunannya

Fakta yang pertama adalah kenyataan kalau Nadiem Makarim merupakan seorang anak dari orang tua yang pernah berjasa untuk negeri Indonesia tercinta ini. Pria kelahiran 4 Juli 1984 ini merupakan anak dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.

Nono Anwar Makarim, dikenal sebagai seorang aktivis juga pengacara termuka. Beliau merupakan keturunan Minang – Arab. Sementara Atika Algadri, merupakan seorang penulis lepas, putri dari Hamid Algadri, salah satu pejuang yang tergabung dalam anggota Sutan Sjahrir, dan termasuk salah satu perintis kemerdekaan Indonesia.

  • Fakta mengenai Pendidikannya

Fakta yang kedua adalah pendidikan yang ditempuh oleh Nadiem Makarim. Nadiem menjalani masa studinya berpindah – pindah mulai dari Jakarta ke Singapura. Setelah menyelesaikan studi sekolah menengah atas di tahun 2002, Nadiem kemudian melanjutkan studi kuliahnya di Brown University, Amerika Serikat. Nadiem mengambil jurusan Hubungan Internasional. Setelah lulus di tahun 2006, ia pun memutuskan untuk mengambil gelar master di Business Administration di Harvard Business School di tahun 2009.

  • Pernah Bekerja di Berbagai Perusahaan Startup

Fakta yang selanjutnya adalah dimana Nadiem Makarim sempat merasakan bekerja di perusahaan startup lainnya sebelum akhirnya tumbuh bersama Gojek.

Nadiem memulai karir di tahun 2006. Ia bekerja sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company. Setelah ia meraih gelar MBA, ia pun langsung memulai karirnya sebagai pengusaha dengan mendirikan perusahaan Zalora Indonesia. 

Selama di Zalora Indonesia, ia menjabat sebagai Managing Editor. Nadiem juga sempat menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) di Kartuku. Kemudian setelahnya ia fokus mengembangkan Gojek yang dirintis sejak tahun 2011.

  • Mendapat Penghargaan Bergengsi Berkat Gojek

Fakta yang selanjutnya adalah berkat startup Gojek yang dikelolanya, Nadiem Makarim menjadi orang Indonesia pertama yang mendapat penghargaan ‘Asian of The year’’ dari The Strait Times, di tahun 2012. 

Penghargaan ini beriringan dengan majunya Gojek dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor informal. Penghargaan ini diberikan kepada individu atau kelompok individu yang berkontribusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Demikian beberapa fakta menarik dari Nadiem Makarim, siapa yang terinspirasi?