Fakta-Fakta Tentang Hari Kebangkitan Nasional yang Harus Kamu Ketahui

15

Pada hari ini tanggal 20 Mei 2019, Indonesia seluruh warga Indonesia memperingati 111 Tahun Hari Kebangkitan Nasional. Sebuah hari penting dimana bersatunya dan bangkitnya para pemuda pemuda bangsa untuk meningkatkan martabat Indonesia di mata dunia.

Tanggal peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini sama dengan tanggal berdirinya organisasi Boedi Oetomo, yang digagas oleh para mahasiswa mahasiswa kedokteran STOVIA yang dipimpin oleh Dr. Soetomo.

Hari Kebangkitan Nasional saat ini sayangnya kerap kali dispelekan oleh banyak pihak terutama anak muda zaman sekarang. Bahkan ironisnya masih banyak para pemuda yang tak tahu kapan diperingatinya Hari Kebangkitan Nasional, atau bahkan ada juga yang tidak tahu menahu apa itu Hari Kebangkitan Nasional. Padahal sebagai pemuda, kita harus tau bahwa Peristiwa Kebangkitan Nasional sama pentingnya dengan Sumpah Pemuda, Hari Kemerdekaan, dan hari hari kebangsaan lainnya, sehingga tak boleh sama sekali dilupakan.

Presiden Soekarno pun pernah mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dan tidak pernah sekalipun melupakan sejarah. Oleh karena itu di bawah ini sudah di rangkum beberapa fakta tentang Hari Kebangkitan Nasional.

1Latar Belakang Lahirnya Hari Kebangkitan Nasional

Seperti yang diketahui bahwa Hari Kebangkitan Nasional ditandai dengan berdirinya sebuah Organisasi bernama Boedi Oetomo yang pemimpin gagasannya adalah Soetomo. Mahasiswa sekolah kedokteran STOVIA ini terinspirasi dari sosok dokter Wahidin Soedirohusodo yang selalu ingin meningkatkan martabat bangsa Indonesia.

Oleh karena itu lahirlah Boedi Oetomo yang pada saat itu bertumpu pada keinginan mahasiswa untuk membuat bangsa Indonesia semakin maju lagi. Pada awal berdirinya organisasi ini hanya bersifat sosial, ekonomi, dan budaya tanpa ada unsur politik di dalamnya. Mereka pun awalnya hanya menerima anggota dari kalangan Priyai hingga di tahun 1920 mereka menerima semua kalangan untuk menjadi anggota Boedi Oetomo.

2Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang Pertama

Peringatan secara masif pertama Hari Kebangkitan Nasional yang pertama terjadi di tahun 1948 tepat tiga tahun setelah Indonesia resmi merdeka. Menurut buku yang disusun oleh Pramoedya Ananta Toer, Koesalah Soebagio Toer, dan Ediati Kamil dengan judul Kronik Revolusi Indonesia Jilid IV, tepat di bulan Mei tahun 1948, Bung Karno memanggil Ki Hajar Dewantara untuk memimpin peringatan 40 tahun Kebangkitan Nasional di Indonesia maupun luar negeri.

Saat itu pusat peringatan Harkitnas dilakukan di Kota Yogyakarta, dengan kondisi saat itu tengah panas dengan benturan politik antara PKI dan partai partai politik lainnya. Dengan menggandeng wakil dari anggota PKI bernama Tjoegito, Ki Hajar Dewantara memimpin peringatan Harkitnas pertama yang mengandung pesan Persatuan Nasional Melawan Agresi Kolonial Belanda.

3Digugat Para Pakar Sejarah

Seperti yang diketahui, tanggal peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini bersamaan dengan berdirinya organisasi bernama Boedi Oetomo. Namun ternyata hal ini tidak lantas disetujui oleh para ahli sejarah yang mengatakan bahwa harusnya Hari Kebangkitan Nasional tidak disamakan dengan hari berdirinya Boedi Oetomo.

Alasannya adalah karena Boedi Oetomo tidak memiliki visi nation yang luas, yang mencakup wilayah Hindia-Belanda saat itu. Mereka hanya mencakup kawasan Jawa saja. Selain itu sang pendiri juga saat berpidato tak pernah menggunakan bahasa jawa melainkan bahasa Belanda. Menurut ahli sejarah juga, Boedi Oetomo adalah organisasi yang terlalu patuh terhadap pemerintah Belanda saat itu.

4Boedi Oetomo Mengandung Kecambah Semangat Nasional

Namun meski demikian, menurut salah satu bapak Proklamator Indonesia, Mohammad Hatta, dalam tulisannya yang dimuat di majalah Star Weekly pada tahun 1958, secara pengertian, Boedi Oetomo memang belum memenuhi kriteria sebagai sebuah Pergerakan Nasional. Akan tetapi apabila melihat kondisi Indonesia saat itu, Boedi Oetomo adalah sebuah organisasi yang mengandung Kecambah Semangat Nasional.

Itulah beberapa fakta mengenai Hari kebangkitan Nasional, semoga menginspirasi!