Fadli Zon Tak Terima Soeharto Disebut Guru Korupsi, Katanya Pak Harto Itu Begini

73

Pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang korupsi stadium empat di Indonesia, memantik reaksi keras dari kubu pesaingnya pasangan Jokowi-KH Ma’ruf. Juru bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ahmad Basarah balik ‘menyerang’ Prabowo dengan mengingatkan bahwa mantan Danjen Kopassus ini merupakan bagian dari rezim Orde Baru. Basarah pun lantas mengkaitkannya dengan Soeharto, Presiden yang berkuasa selama 32 tahun yang tak lain adalah mantan mertua Prabowo.

Basarah menyebut Soeharto adalah guru korupsi di Indonesia. Rupanya, serangan Basarah, mendapat reaksi keras dari Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR ini. Seperti dikutip dari JPNN.com (29/11/2018) Fadli Zon, ‘tangan kanan’ Prabowo ini tidak terima Soeharto disebut sebagai guru korupsi di Indonesia.

Menurut Fadli Zon, pernyataan Basarah soal Soeharto guru korupsi di Indonesia tidak berdasar. Faktanya, tidak ada bukti kuat, Soeharto korupsi. Bahkan Fadli Zon memuji pencapaian pembangunan yang ditorehkan rezim Orde Baru. Katanya, Soeharto banyak menorehkan prestasi mulai dari  pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur dan lainnya.

Dan kata Fadli, Soeharto turun pun bukan karena korupsi, kolusi dan nepotisme. Tapi krisis pada tahun 1998 yang membuat Soeharto lengser, lebih disebabkan adanya faktor-faktor internasional. Bagaimana menurut agan-agan setuju dengan Fadli Zon atau Ahmad Basarah?