Erdogan Optimis Turunkan Suku Bunga Hingga 15%

6

Bermaksud menurunkan suku bunga negara Turki, Tayyip Erdogan pada hari (Senin, 15/7) mengambil langkah besar. Ia memecat gubernur bank sentral lama yakni Murat Cetinkaya. Murat Uysal selanjutnya dipilih untuk menggantikan tugas dari sang gubernur. Kehadiran Uysal disambut positif dan optimis oleh Tayyip Erdogan. Dalam waktu dekat, dirinya yakin bahwa suku bunga di negara Turki ini akan turut hingga satu digit dari 24% sehingga bisa memberikan dampak lebih besar.

Pemerintah Turki berencana mengurangi level inflasi dengan menekan suku bunga hingga angka 15%. Walaupun dinilai sulit, Erdogan yakin pencapaian tersebut akan tercapai. Penekanan inflasi akan berpengaruh positif terhadap sistem perekonomian negara. Mengingat beberapa bulan lalu, Turki sempat mengalami resesi. Perekonomian Turki hancur dan jatuh ke level terbawah karena kondisi dalam negeri.

September 2018 jadi titik tolak perekonomian Turki. Inflasi naik melonjak akibat melemahnya mata uang Turki. Pemerintah mau tak mau mengambil langkah serius, termasuk menaikkan suku bunga. Bank sentral meyakini langkah tersebut mampu mencegah terjadinya resesi di Turki. Sayangnya, setelah 8 bulan berlalu, kondisi tak juga membaik. Suku bunga masih saja berada di level 24%, tak menunjukkan perbaikan.

Penetapan suku bunga tinggi dinilai bank sentral dapat mengurangi kerugian negara lebih besar. Pasalnya mata uang Lira masih saja melemah, sehingga nilai tukarnya tetap rendah. Gubernur bank sentral dianggap gagal memperbaiki kondisi perekonomian. Murat Cetinkaya tak bisa menunjukkan performanya untuk mengurangi lonjakan suku bunga. Bahkan ia tak menjalani instruksi Erdogan perihal suku bunga.

Dengan kepemimpinan gubernur baru, Erdogan memiliki sedikit harapan. Murat Uysal berpotensi menurunkan suku bunga dan menetapkan level baru. Pada 25 Juli nanti, pemerintah Turki akan mengumumkan aturan suku bunga baru. Tentunya ada pemangkasan sekitar 200 basis poin dari angka saat ini. Aturan tersebut menjadi misi utama pemerintahan Erdogan hingga akhir tahun mendatang.

Turunnya nilai suku bunga tentu akan berpengaruh besar pada beberapa sektor. Termasuk persoalan inflasi yang tengah membelit negara Turki sekarang. Pemerintah terlihat serius melakukan berbagai usaha untuk menurunkan suku bunga. Ini akan menjadi acuan pada sistem perbankan dan perekonomian dalam negeri Turki.

Sumber: cnnindonesia.com