Dua Korban Terluka Akibat Ledakan di Medan

20

Medan, 25 Maret 2020 – Hari ini, tepat di salah satu restaurant yang ada di Plaza Ramayana, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan provinsi Sumatera Utara terjadi sebuah ledakan yang mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka. Kedua korban dari ledakan tersebut segera dilarikan ke rumah sakit terdekat agar bisa mendapatkan perawatan secepat mungkin.

Untung saja dari terjadinya ledakan ini tidak terdapat korban meninggal dunia. Pernyataan bahwa hanya ada 2 korban dengan keadaan luka-luka ini disampaikan langsung oleh seorang Manajer Pusdalops BPBD Medan yaitu Nurly.

Hingga saat ini, hal yang memicu terjadinya ledakan masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib. Akibat ledakan ini, kerugian mencapai 60 persen karena kerusakan bangunan. Karena yang mengalami kerusakan tidak hanya pada restoran tersebut, tapi juga gedung yang terdekat dari restaurant dimana pusat terjadinya ledakan.

Dari pantauan sementara, melihat kronologi kejadian ledakan ini mungkin terjadi akibat ledakan yang ditimbulkan oleh tabung gas yang ada di restaurant tersebut. Tapi, walaupun sudah mendapatkan analisis sekilas, kepolisian akan tetap menelusuri apakah benar kasus ini terjadi akibat gas.

Pihak polisi akan mengupayakan apa yang memicu ledakan ini bisa terjadi dengan cara pengecekan pipa pada gas. Jika memang nantinya ditemukan masalah pada pipa gas, berarti analisa dari kepolisian dan Gegana Brimob Polda tepat. Karena, memang tidak ada tanda-tanda lain seperti bom bunuh diri.

Analisa tersebut masih belum tentu benar sehingga perlu dilakukan pendalaman lagi. Bisa jadi nanti ditemukan salah satu bukti lain yang mengakibatkan analisa tersebut tidak tepat. Pihak kepolisian masih membutuhkan waktu untuk bisa mengetahui dengan pasti penyebab dari terjadinya ledakan tersebut.

Saat ini polisi sudah memasang garis polisi untuk memberi tanda bahwa siapapun tidak boleh melewati garis ini atau memasuki TKP. Selain gerakan dari kepolisian, personel penjinak bom dari Gegana Brimob Polda provinsi Sumatera Utara juga diminta untuk turut serta turun ke TKP.

Akibat kejadian ini, dihimbau kepada seluruh masyarakat agar waspada ketika melakukan pemasangan gas dan memasak di dapur. Ledakan ini terhitung aman, karena tidak ada korban yang tewas. Karena, dari kebanyakan kasus ledakan yang diakibatkan oleh tabung gas LPG pasti terdapat korban yang meninggal dunia dan bangunannya benar-benar hancur.

Jadi, setelah pemasangan gas hindari untuk langsung menyalakan kompor. Alangkah baiknya Anda mendengarkan secara baik apakah terjadi kebocoran pada gas. Pada saat sedang memasangkan gas maka harus dipastikan bahwa tidak ada bau sehingga aman untuk menyalakan kompor.