Dominic Thiem, Petenis Kelas Dunia Peduli Pandemi Corona

9

Wina, 1 April 2020 – Tampan, atletis dan baik hati merupakan sifat seorang Dominic Thiem. Dia menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia melalui pesan yang ditulisnya untuk seluruh warganet perihal pandemi yang tengah mengepung seluruh negara. Dalam laman instagramnya Thiem berpesan kepada masyarakat dunia untuk menahan diri di dalam rumah dan tidak berpergian. Hal tersebut dilakukan sebagai usaha demi memutus rantai penyebaran virus corona yang sudah menyebar ke berbagai negara di dunia.

Apabila tindakan social distancing atau menjaga diri dari kegiatan sosial di luar rumah ini diterapkan,  maka diharapkan wabah corona akan segera hilang. Dengan menjaga kebersihan dan tetap tinggal di dalam rumah, setiap orang telah turut berperan dalam menjaga kesehatan diri dan orang lain. Aksi diam di rumah akan memberi manfaat terputusnya penyebaran virus berbahaya yang dapat dengan mudah berpindah tempat.

Sebagai figur yang disorot publik, Thiem telah menerapkan pola tinggal di rumah selama wabah masih berkeliaran. Dia melakukan semua aktivitas sehari-hari di kediamannya tanpa pergi keluar. Petenis 26 tahun ini tetap berolahraga sebagaimana rutinitasnya dan diselingi juga dengan kegiatan santai bermain video game. Thiem menjelaskan bahwa dalam kondisi darurat virus seperti sekarang, penting untuk tetap tinggal di rumah. Dengan begitu maka kita turut menjaga kesehatan orang lain.

Thiem juga berusaha memancing ketertarikan warganet untuk berolahraga di rumah. Selain untuk mengisi waktu, berolahraga juga memberi efek positif bagi tubuh. Thiem ingin orang-orang juga peduli untuk memerangi virus yang telah menjangkiti ribuan manusia di seluruh dunia bahkan merenggut banyak nyawa.

Sebagai atlet, Thiem dengan rela menghentikan kegiatan olahraganya di luar rumah untuk sementara waktu demi mendukung aksi tinggal di dalam rumah. Apabila semua bersungguh-sungguh dalam menjaga kebersihan dan menjaga diri untuk tidak keluar rumah, maka wabah ini akan segera berakhir. Hal itu pula yang diinginkan oleh pria kelahiran 3 September 1993 ini

Di Austria, kota yang menjadi tempat tinggal Thiem tercatat ada 128 kasus kematian akibat virus corona. Angka tersebut dapat bertambah apabila masyarakat tidak memiliki kesadaran untuk menghentikan aktivitas di luar rumah terutama kegiatan sosial yang memicu perkumpulan orang. Maka himbauan pemerintah yang juga menjadi aksi di seluruh dunia untuk tetap di rumah saja perlu digalakkan demi keselamatan umat manusia di muka bumi.

Harapannya adalah dengan terus mengisolasi diri sendiri di rumah maka penyebaran virus ini bisa dicegah dengan semaksimal mungkin. Upaya ini perlu kerjasama dari masyarakat agar bisa berjalan dengan sukses.