Ditagih Bukti, BPN Tantang Kembali KPU!

14

Di dalam sidang kedua MK hari ini (18/06), kuasa hukum Prabowo – Sandi tidak terima. Hal tersebut terjadi karena kuasa hukum dari Komisi Pemilihan Umum terlihat menilai kecurangan pembukaan kotak suara Pemilihan Presiden tahun ini di salah satu minimarket tersebut tidak memiliki bukti yang kuat.

KPU melakukan penilaian itu karena ada Tim Advokat calon presiden nomor urut 02 ini sendiri tidak memberikan bukti yang kuat untuk mendukung klaim yang di utarakan saat sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden di MK (Makamah Konstitusi) pada hari ini (18/06).

Di sela sela waktu istirahat yang di berikan MK ketika sidang berlangsung tersebut, anggota dari tim BPN (Badan Pemenangan Nasional) malah menantang KPU untuk mengungkap kejadian yang terjadi tersebut di dalam persidangan kali ini.

“Masalah kotak suara yang dibuka di Alfamart itu ya seharusnya KPU memberikan bukti. Bagaimana bisa salah, kotak tersebut ada tulisannya KPY kok. Bukan tim BPN yang memberikan bukti, tapi seharusnya KPU yang menjelaskan kepda kami, bagaimana hal itu bisa terjadi”, Ujar Nasrullah hari ini di Gedung MK.

Menurutnya, KPU seharusnya mengerti mengenai petugas petugas yang jelas jelas tertangkap basah di tengah pembukaan kotak suara yang di lakukan di alfamart tersebut. “Bukannya itu Personel KPU? Tinggal jelaskan siapa personel itu.”

Saat membacakan jawaban, karena adanya permohonan yang di sebutkan oleh tim BPN tersebut. Advokat dari KPU menilai pemohon akan sangat merepotkan untuk membuktikan semua klaim yang di sebut kecurangan oleh mereka kepada MK. Tim Kuasa Hukum KPU mencontohkan hal pembukaan kotak suara di minimarket ini.

Pada sidang pertama, Tim BPN menyampaikan klaim itu. Mereka tidak menyampaikan keterangan yang terkait dari dugaan tersebut. Dan hanya meng-klaim tanpa bukti yang jelas. Hanya berdasarkan cuplikan rekaman video di parkiran sebuah swalayan saja.

Siapa yang tahu dimana lokasi swalayan tersebut? Kalau memang di Alfamart, lokasi yang tidak di ketahui ini sangat menyulitkan. Di Indonesia juga sangat banyak alfamart mencapai belasan ribu gerai. Bagaimana cara MK mencari saksi, ini pasti tidak terungkap.

Menurut kuasa hukum KPU, Ali Nurdin. BPN hanya meminta bahkan memaksa MK untuk membuktikan suatu pelanggaran yang sangat tidak jelas.