Dibully, Anies Memberikan Jawab Mencengangkan Lewat ILC

40

Salah satu program televisi swasta yang sangat menarik untuk disimak adalah ILC atau Indonesian Lawyer Club. Program yang banyak membahas tentang isu politik ini sering mengundang narasumber yang sedang ramai dibicarakan oleh netizen, termasuk Anies Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta ini memang menjadi bahan perbincangan hangat oleh netizen. Beberapa orang membully Anies lewat media sosial mengenai kinerjanya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Mulai dari masalah banjir, kemacetan, hingga soal anggaran.

Banyaknya ‘pembullyan’ yang ditujukan pada Anies membuat ILC tertarik untuk mengundang Anies sebagai salah satu narasumber. Dalam acara tersebut, Anies pun menjelaskan mengenai tanggapannya terhadap berbagai komentar negatif tentangnya.

“Janji-janji lima tahun, Insya Allah akan kami kerjakan. Insya Allah, kami pegang janjinya. Tujuannya menjawab kata-kata dengan karya, saya akan menunjukkan dengan karya. Sehingga, masyarakat melihat dahulu janji apa, lalu karyanya apa,” jelas Anies seraya tersenyum.

Ia melanjutkan, “Lihatlah visi kita, kita ingin bikin kota maju, lestari yang membangun keadilan kesejahteraan. Yang mau dibangun di Jakarta adalah keberadaban, turunannya ada yang bisa terlihat dan tidak terlihat.”

Ia juga membuktikan bahwa Indonesia sendiri yang dulu berada di peringkat 4 sebagai negara dengan kemacetan terparah di dunia kini telah turun menjadi peringkat 7. Ia pun berharap Indonesia bisa keluar dari 10 besar.

Tak hanya Anies, ada juga Rocky Gerung dan Irma S. Chaniago yang sempat adu pendapat, bahkan membuat studio menjadi cukup meriah. Dimulai dari perkataan Rocky Gerung yang mengandaikan pencalonan Anies dan Ahok pada pilpres 2024 nanti dibawah Nasdem.

Namun belum selesai Rocky berbicara, Irma yang merupakan politisi Nasdem langsung memotong pembicaraan. “Badut ini ngomong apa sih? Ini badut kok dipelihara disini. Mana ada Nasdem mencalonkan Anies dan Ahok,” sindirnya pada Rocky.

“Jadi ILC ini terdegradasi, males jadinya kalau ada orang ini, susah sorry Pak Karni,” Irma pun mengalihkan perhatiannya pada ponsel dan tidak melanjutkan pembicaraan.

Melihat reaksi Irma, Rocky mengatakan bahwa ia menggunakan kata ‘seandainya’ bukan fakta yang sesungguhnya. Hanya badut saja yang tidak pakai kata ‘seandainya’, tambahnya.

Penonton pun bertepuk tangan mendengar kalimat Rocky. “Okey yak, cara menghormati badut adalah dengan mentertawakannya, baru saja Anda menghormati beliau,” sambungnya. Karni Ilyas pun menghentikan perdebatan tersebut sebelum semakin panjang.