Deva Mahenra dan Acha Septriasa Reuni di Film 99 Nama Cinta

12

Satu lagi film terbaru yang akan tayang bulan November 2019 mendatang. Film berjudul 99 Nama Cinta ini diyakini akan menyajikan konsep kisah asmara yang beda daripada yang lainnya.

Rumah Produksi MNC Pictures menegaskan mengenai film ini yaitu bercerita tentang romansa sepasang muda mudi yang sedang dimabuk asmara. Film ini sendiri disutradarai oleh Daniel Rifky dan Garin Nugroho dipercaya menjadi penulis naskahnya.

Film ini menceritakan tentang pencarian cinta sejati seorang wanita bernama Talia, yang diperankan oleh Acha Septriasa. Suatu hari ia dipertemukan dengan seorang pemuda tampan yang berprofesi sebagai Ustadz bernama Kiblat, yang diperankan oleh Deva Mahenra. Setelah pertemuan tersebut, muncul konflik dan benih – benih asmara diantara keduanya.  Namun, masalah demi masalah muncul karena latar belakang lingkungan dan profesi keduanya yang cukup berbeda.

Talia merupakan seorang produser acara gosip. Ia memiliki ambisi yang tinggi untuk mencapai titik karir tertingginya. Namun setelah dipertemukan dengan Ustadz Kiblat, Talia perlahan berubah dan memiliki pandangan baru tentang agama. Ustadz Kiblat perlahan mampu mengubah stigma dan stereotip yang dimiliki Talia perihal agama yang dianutnya selama ini. Karena hal ini, Talia pun perlahan jatuh hati kepada sosok Ustadz Kiblat. Namun ternyata dibalik kebaikan Ustadz Kiblat terhadap Talia, ada fakta yang mungkin akan membuat penasaran penonton bagaimana nasib asmara Ustadz Kiblat dan Talia selanjutnya.

Menurut Chandra Sapta Surya, selaku Head of Promo and Strategic Planner MNC Pictures, film 99 Nama Cinta bukan termasuk genre religi. Ia mengatakan film ini lebih ke casual romance dengan dua karakter yang bertolak belakang dipertemukan oleh takdir. 

Sementara itu, menurut Chandra lagi, film ini memiliki tema dimana sejatinya Ustadz Kiblat sedang menjalankan sebuah wasiat yang harus ia tunaikan. Ustadz Kiblat pada akhirnya harus berhubungan salah satu relasinya yang berprofesi sebagai presenter acara gosip.

Chandra memastikan cerita ini akan menyajikan seberapa kontrasnya kehidupan seseorang dibalik layar acara gosip dengan kehidupan pesantren. Terkait dengan judul yang memakai 99, secara garis besar merujuk pada nama-nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala (Asmaul Husna), Chandra memastikan akan ada pembelajaran mengenai itu di dalam film dan dituturkan dengan bahasa yang sederhana dan casual. 

Saat syuting, Chandra mengatakan menemui kesulitan yang harus tim produksi dan tim artis penuhi. Yaitu dimana adanya peraturan yang diberlakukan pesantren dan rambu – rambu yang diwajibkan untuk keseluruhan tim dan harus dipatuhi. Hal ini agar nantinya tidak ada pro dan kontra saat film sudah mulai tayang di bioskop. Untuk Deva sendiri, ia mengatakan sulit untuk beradaptasi saat harus membaca quran dengan lancar. Ia mengakui kalau dirinya masih terbata-bata dalam menglafalkan huruf – huruf Arab tersebut.

Sementara itu, film 99 Nama Cinta merupakan film ketiga yang mempertemukan antara Acha Septriasa dan Deva Mahenra. Sebelumnya, Acha dan Deva diketahui pernah membintangi film yang sama berjudul Bangkit! (2016) dan Sabtu Bersama Bapak (2016). Film 99 Nama Cinta direncanakan tayang serentak di bioskop Tanah Air mulai 14 November 2019.