Deretan Motor Pengukir Sejarah MotoGP Hingga Tahun 2019

14

Membicarakan tentang motor maka ada olahraga balap motor yang merupakan kelas raja-raja, sehingga tidak akan mudah untuk menjadi juara. Mengapa demikian, karena banyak faktor selain skill pembalap sendiri yang menjadi faktor utama dalam balapan MotoGP.

Sejarah singkat dari MotoGP ini dimulai dengan kelas 500CC atau 990CC, dan telah tercatat ada sekitar empat motor yang dinilai menjadi motor legenda. Apa saja dan bagaimana motor-motor tersebut telah berkiprah di MotoGP hingga tahun 2019 ini? Berikut ulasannya.

1. Honda NSR500

Merupakan Honda NSR500 dan pernah menang 10 kali gelar kelas utama MotoGP. Beberapa pembalap yang telah memakai motor ini adalah freddie Spencer, Wayne Gardner, Eddie Lawson, mick Doohan dan terakhir adalah Valentino Rossi.

2. MV Agusta 500 Three

Dalam eranya di 1950 an, MV agusta ini telah memegang rekor tidak terkalahkan sebagai sebuah pabrikan yang paling banyak menjadi juara dunia berturut-turut sejak 1958 sampai dengan 1974. Disana ada beberapa pembalap yang telah merasakan ganasnya motor ini yaitu John Surtees dan Mike Hailwood.

3. YZR-M1

Seluruh dunia sudah kenal dengan motor yang satu ini. Motor inilah yang membawa Yamaha menjadi raja di MotoGP sejak lahirnya motor ini pada 2004 lalu. Yamaha dan Valentino Rossi agaknya telah berhasil merancang salah satu mesin dan pengendara di MotoGP yakni YZR-M1

Keistimewaan dari YZR-M1 ini bukan semata-mata karena power dan top speednya yang luar biasa seperti halnya milik Honda maupun Ducati. Perlu diingat selain Rossi dan Jorge Lorenzo juga yang telah merengkuh tiga title kelas premier.

4. Honda RC213V

Motor besutan dari Honda ini bisa dibilang memiliki mesin V4 terbaik di kelasnya dan masih menjadi legenda hidup sampai sekarang. Dengan beberapa kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh Honda RC213V. Motor ini memiliki bobot yang ringan, dengan memiliki bobot yang ringan ini maka tenaga yang dihasilkan sebesar 157 Tenaga Kuda dari mesin ini membuatnya ideal untuk sebuah mesin berperforma tinggi. Ringannya bobot tersebut berasal dari bahan body yang menggunakan serat karbon. Berikutnya adalah motor ini menggunakan suspensi Ohlins.

Berikutnya adalah melimpahnya tenaga yang dihasilkan, meskipun kemampuan mesin ini dibatasi saat pengujian, namun hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi ketika dikendarai di trek lurus dapat mencapai kecepatan 180 kpj dengan begitu mudah. Begitu pula dengan akselerasi saat keluar dari tikungan benar-benar memberikan pengalaman yang mendebarkan. Hal terakhir adalah motor Honda ini memiliki potensi yang tidak dimilki oleh motor lain karena telah dilengkapi dengan power kit yang tenaganya melimpah dapat menjadi 215 Tk. Dalam keteranganya di Indonesia Honda tidak menyebutkan berapa biaya untuk kit ini, namun apabila kita mencari informasi ke Eropa maka harga power kit ini dapat mencapai 200 juta rupiah.