Coba Renungkan Enam Hal Ini, Sebelum 2018 berlalu!

36

Halo Dorisians, kurang lebih tinggal tiga minggu lagi bulan Desember akan habis dan berganti menjadi Januari tahun 2019. Rencana liburan merayakan pergantian tahun baru tentunya sudah dipikirkan jauh – jauh hari. Pergi bersama orang tersayang, ke suatu tempat yang menyenangkan menghabiskan malam melupakan kepenatan sebelum lusanya kembali pada kenyataan (bekerja). Alangkah baiknya sebelum tahun 2018 berlalu,berikan satu hari jam atau semenit sebelum tahun ini berganti untuk merenung dengan diri sendiri agar tahun depan semakin baik? Coba tanyakan pada dirimu sendiri tentang ini :

  • Sudahkah kita mencintai diri sendiri?

Berapa lama kita menghabiskan waktu untuk meraih mimpi? Hingga saatnya telah tiba semua tergenggam ditangan. Masih ingatkah siapa yang berjuang mati – matian saat itu? Kaki yang berusaha terus melangkah meski tertatih, berapa kali telapak tangan mengusap air mata? Jantung berdebar lebih kencang dari biasanya, sesering apa kelopak matamu menutup menyamarkan tangisan?

Dirimu yang berjuang sangat keras untuk mewujudkan mimpi – mimpi, sudahkah kita mencintainya? Sudahkah kita berhenti membandingkannya dengan lainnya? Coba renungkan, seberapa besar kita mencintai diri ini?

  • Sudahkah kita memprioritaskan keluarga?

Pagi, siang, sore hingga malam selalu saja ada pesan singkat, perihal hal – hal kecil ‘Sudah makan?’ , ‘Gimana tadi lancar?’ , ‘Jangan lupa minum vitamin!’ , ‘Apapun hasilnya tetap bersyukur!’ , ‘Nggak pulang tahun baru?’ pertanyaan – pertanyaan singkat, mengingatkan akan ketulusan, menenangkan dari jauh dan tetap ada meski tak jarang kita sering melewatkan pesan singkatnya. Sudahkah kalian memprioritaskan keluarga? Dengan membalas pesan bapak dan ibu secara tepat, meneleponnya secara rutin. Seringkali disepelekan. Ingatlah bahwa keluarga adalah tempat kita kembali dan tetap mau menerima kita meski rasanya tidak layak.

  • Sudahkah kita berhenti mengurusi kehidupan orang lain?

Begitu pentingkah, mencari tahu yang seharusnya tidak perlu diketahui dari seseorang? Berapa lama kita habiskan untuk mencari – cari hal tersebut? Mubazir waktu, mungkin dua jam waktu untuk kepo kehidupan orang lain sebanding dengan bab 3 skripsi selesai, deadline dari bos selesai, kemampuan memasak bertambah. Ada banyak hal positif yang kita dapatkan jika kita tidak mengurusi kehidupan orang lain. Ingatlah semua orang memiliki privasi, perhatian boleh namun jangan sampai terlalu mengurusi kehidupan orang.

  • Sudahkah kita belajar memaafkan?

Sakit hati, dendam, benci pasti semua orang pernah merasakannya. Sekarang waktunya membenahi hubungan! saat dendam hanya membuat hati semakin tidak tenang, saat sakit hati tidak pernah bisa menyembuhkan luka lama begitu pun kebencian hanya akan berakhir tidak adanya ketenangan. Memaafkan adalah jalan keluar dalam menyambut hari baru di masa depan.

  • Sudahkah kita berdamai dengan takdir semesta?

Manusia adalah makhluk paling sempurna tentu memiliki keinginan, mempunyai mimpi yang tidak berbatas, pembuat rencana tapi sudahkah kita berdamai dengan takdir semesta? Karena, apa yang kita rencanakan semua yang menentukan adalah Tuhan. Tetap simpan mimpi – mimpimu dan selalu berusaha wujudkan sebab sang pencipta lebih mengerti mana yang lebih dibutuhkan oleh kita dalam waktu dekat mungkin saja semua rencanamu akan terwujud dalam jangka panjang. Maka nikmatilah dan berdamailah dengan takdir semesta.

  • Sudahkah kita berbagi kebaikan pada sesama?

Hal kecil seperti menyisihkan uang, memberikan informasi jelas pada teman – teman, melempar senyum pada setiap orang,berperilaku ramah. Ada banyak hal untuk berbuat baik seperti contoh diatas.Jika belum terlaksana di tahun ini, apakah dapat diwujudkan tahun depan.Berbagilah kebaikan walaupun kecil semua kebaikan tersebut akan berdampak positif pada diri kita.

Beberapa perenungan yang bisa kalian pikirkan sedari sekarang, semoga dapat menjadikan hari – hari kalian ditahun depan semakin menyenangkan dan menenangkan sebab, penuh rasa syukur tak terhingga.