Cara Menghilangkan Rasa Takut yang Berlebihan Menurut Islam

18

Semua makhluk hidup diberikan perasaan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Terutama sebagai manusia, salah satu perasaan yang diberikan oleh-Nya adalah rasa takut. Penyebab rasa takut bisa bermacam – macam. Namun, rasa takut yang dimiliki masing – masing pribadi pasti berbeda dari satu dengan lainnya.

Contohnya adalah seorang calon ibu yang baru pertama kali akan melahirkan anaknya, seorang remaja yang baru saja merasakan hidup jauh dari orang tua karena akan berkuliah di daerah perantauan. Atau, seorang fresh graduate yang takut tidak mendapat pekerjaan setelah lulus kuliah. 

Berbagai macam kekhawatiran dan rasa takut pasti pernah dialami setiap yang bernyawa. Bila ditinjau dari segi psikologi, ketakutan merupakan sebuah tanggapan emosi seseorang terhadap ancaman yang mungkin akan datang menimpanya.

Takut sendiri merupakan mekanisme dasar dari pertahanan diri makhluk hidup sebagai respons dari stimulus tertentu. Takut, menurut beberapa ahli psikologi merupakan salah satu emosi dasar bersamaan dengan kebahagiaan, kemarahan dan kesedihan.

Karena secara keseluruhan, prinsip dari rasa takut merupakan emosi yang wajar dan manusiawi.

Seperti contoh, jika seseorang berada di tempat ketinggian, akan secara sendirinya rasa takut menghampiri dimana orang tersebut takut akan terjatuh nantinya. Contoh lain adalah seorang pedagang baru yang takut bila nantinya usaha yang dibangunnya bisa merugi, oleh karena itu ia sangat hati – hati dalam menjalankan usahanya.

Dalam Islam sendiri, kedudukan rasa takut ternyata penting. Dalam Quran, Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman-Nya :

Tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman” (QS. Ali ‘Imran : 175)

Lalu bagaimana seharusnya manusia menanggapi dan mengatasi rasa takut tersebut? beberapa yang tidak mempercayai kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala, memilih untuk menggunakan cara lain.

Salah satunya mendatangi orang pintar, atau melakukan hal – hal yang dilarang oleh Allah hanya untuk membuat hati tenang. Lalu bagaimana cara mengatasi rasa takut yang berlebihan dalam Islam?

Sebenarnya cara yang paling pertama harus dilakukan adalah dengan mempercayai kalau Allah subhanahu wa ta’ala adalah ‘tempat’ pertolongan pertama yang harus kamu datangi.

Kita semua tahu Allah subhanahu wa ta’ala memiliki kuasa atas apapun yang ada di langit maupun di bumi. Lalu, mengapa kita sebagai bagian dari ciptaan-Nya tidak mempercayai Allah subhanahu wa ta’ala akan membantu untuk mengurangi rasa kekhawatiran dan takut yang ada di dalam diri kita? Bukankah dia merupakan dzat yang keberadaannya dekat melebihi nadi di dalam tubuh kita?

Cara yang kedua adalah dengan menghadapi rasa takut tersebut dengan kerja keras. Dan tentunya bertawakal terhadap apa – apa yang kita lakukan. Bertawakal harus diiringi dengan kerja keras dan mempercayai kalau Allah subhanahu wa ta’ala melihat proses kita, dan akan membantu kita disetiap kesulitan yang kita hadapi di dalam hidup.

Cara yang ketiga adalah dengan mensyukuri apapun yang kita miliki. Apapun ketetapan dan ketentuan Allah subhanahu wa ta’ala yang di takdirkan kepada kita, adalah nikmat yang mungkin tidak akan dirasakan oleh orang lain. Seperti dalam firman-Nya yaitu :

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Nah demikian beberapa cara mengatasi rasa takut yang berlebihan dalam Islam.