Bupati dengan Sederet Prestasi, ‘Mutiara’ dari Pelosok Sulteng

198
Herwin Yatim, Bupati Banggai dengan sederet prestasi

Banyaknya kepala daerah dan wakilnya yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memang bikin publik mengurut dada. Bahkan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo merasa sedih masih saja ada kepala daerah yang kena jerat oleh komisi anti rasuah.

Padahal, sudah sering diingatkan agar hati-hati mengelola anggaran. Tak kurang, Presiden Jokowi pun dalam setiap kesempatan bertemu para kepala daerah, selalu mewanti-wanti agar jangan sepeser pun uang rakyat diselewengkan.

Ia juga sebagai Mendagri, tak bosan mengingatkan, agar para pemimpin di daerah paham akan area rawan korupsi. Dan, harus bekerja sesuai aturan. Jangan coba-coba mengakali aturan.

Apalagi KPK tengah galak-galaknya. Tapi, tetap saja banyak yang dicokok. Harusnya, kasus OTT kepala daerah yang marak terjadi jadi pelajaran berharga. Agar tak jatuh pada lubang yang sama.

Namun menurut Mendagri, tak semuanya kepala daerah berlaku culas. Masih banyak kepala daerah yang bisa menoreh prestasi. Para kepala daerah yang layak jadi teladan karena torehan hasil kerjanya.

Merekalah para pemimpin daerah yang benar-benar mengabdi untuk kepentingan rakyat yang dipimpinnya. Pemimpin yang memang mampu menggerakkan masyarakat. Pemimpin yang bekerja.

Salah satu kepala daerah berprestasi adalah Bupati Kabupaten Banggai, Herwin Yatim. Herwin dengan wakilnya, Mustar Labolo bisa membuktikan meski kabupatennya jauh dari ibukota Negara, tapi mereka bisa menoreh prestasi. Tak kalah dengan kepala daerah lainnya yang ada di Pulau Jawa.

Setidaknya beragam penghargaan yang diraihnya, adalah bukti, bahwa Banggai punya prestasi. Dan yang bikin bangga, di tahun 2018 ini, sederet penghargaan diraihnya. Satu tahun dengan banyak penghargaan, adalah torehan prestasi yang membanggakan.

Dalam hajatan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2018 yang digelar di Jakarta, Jumat, 7 Desember 2018 misalnya, Kabupaten Banggai masuk daftar kabupaten atau kota yang menerima penghargaan. Tentu penghargaan yang diberikan menjadi kebanggaan tersendiri.

Menurut Bupati Banggai, Herwin Yatim, saat diwawancarai, penghargaan IGA Award yang diterimanya adalah satu kebanggaan, sekaligus jadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Selain tentunya jadi bukti, bahwa dari pelosok pun bisa lahir prestasi.

” Kami tak menyangka, bisa jadi daerah yang bisa bersaing dengan daerah yang sudah lama terkenal, ini jadi kebanggaan bagi kami, yang ada di pelosok,” kata Herwin.

Apalagi Banggai dalam ajang IGA Award itu, masuk tiga besar daerah yang inovatif. Bagi Herwin, ini sangat membanggakan. Penghargaan yang diraih, adalah buah dari kerja keras semua aparatur pemerintahan di Banggai.

Bukan semata ini buah karya dirinya sebagai bupati. Atau wakil bupati. Tapi ini buah dari kerja semua aparatur pemerintahan di Kabupaten Banggai. Dan, tentunya dukungan masyarakat.

Ada pun inovasi yang diganjar penghargaan IGA Award, lanjut Herwin adalah keberhasilan Kabupaten Banggai dalam menurunkan tingkat stunting dalam waktu dua tahun, dari yang tadinya 39% menjadi hanya 2,9% saja.

Tentu ini jadi kebanggaan, sebab masalah stunting tak hanya jadi perhatian nasional, namun juga internasional. ” Karenanya kami dari Kabupaten Banggai diundang untuk memberikan presentasi di Stunting Summit 2018 pada Maret lalu,” katanya.

Tidak hanya penghargaan karena berhasil menurunkan tingkat stunting, kata dia, Kabupaten Banggai juga mendapat penghargaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di bidang infrastruktur.

Kementerian PU memberi penghargaan karena Kabupaten Banggai dinilai terbaik dalam pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Infrastruktur PUPR Tahun Anggaran 2018. “Penghargaan diberikan kepada Kabupaten Banggai adalah sebagai pemenang kategori bidang infrastruktur jalan di wilayah timur DAK Tahun Anggaran 2018. Ini juga kebanggaan bagi kami,” ujarnya.

Herwin pun kemudian membeberkan sederet penghargaan yang diterima atas prestasi kerjanya sejak ia memimpin Kabupaten Banggai dengan Mustar Labolo, wakilnya. Pada tahun 2018, ia meraih penghargaan nasional Procurement Award 2018.

Kemudian, Kabupaten Banggai juga selama lima tahun berturut-turut meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan pengelolaan keuangan daerahnya.

” Kami meraih WTP dari tahun 2012, 2013, 2014, 2015 dan 2016,” katanya.

Tidak hanya itu, kata dia, Nilai SAKIP atau akuntabilitas kinerja Kabupaten Banggai juga kata Herwin semakin baik. Buktinya, pada tahun 2017 nilai SAKIP Kabupaten Banggai naik dari nilai C menjadi BB pada tahun 2017.

Pada bulan Agustus 2018, ia sebagai Bupati Banggai menerima secara langsung penghargaan Adipura yang diserahkan dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Sebelumnya, ia juga menerima penghargaan tanda kehormatan Satyalencana Kebhaktian Sosial tahun 2016 dari Presiden Jokowi.

” Tahun 2018, kami juga menerima penghargaan Inagara Award tahun 2018,” ujarnya.

Herwin Yatim juga mengungkapkan, bahwa dirinya pernah dinobatkan sebagai salah satu “Kepala Daerah Inspirator Pembangunan Daerah” di Indonesia bersama 20 kepala daerah lainnya. Dan di ajang Sindo Government Award, ia juga menerima penghargaan sebagai daerah terbaik kategori pariwisata.

Penghargaan lainnya yang diterima adalah penghargaan di bidang Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi Sulteng yang diraih dari tahun 2015, 2016 dan 2017. Di bidang yang sama, Banggai juga masuk nominasi tingkat nasional

” Kabupaten Banggai juga dapat penilaian terbaik I Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terhadap LPPD tahun 2015 dan 2016 tingkat provinsi. Kemudian pada tahun 2016 dan 2017 menerima JKN Award. Dan penghargaan pengelolaan Kepegawaian Terbaik Tingkat Kabupaten atau Kota Tipe Adipura,” tuturnya.

Deretan penghargaan lainnya yang diraih Kabupaten Bangai kata dia, antara lain adalah penghargaan Indonesia’s Atractivness Award Atas Pelayanan Publik Terbaik Tahun 2015 dan 2016 dari Majalah Tempo.

Penghargaan Paramesti tentang Daerah Tanpa Kawasan asap rokok tahun 2018, juara 1 se- Sulawesi Tengah pada Festival Praktik Cerdas Posyandu Prakonsepsi Dinas Kesehatan, penghargaan kategori cakupan tanam dan produksi tanaman jagung tertinggi se- Sulawesi Tengah.

Penghargaan Daya Saing Produk Pertanian Sulawesi Tengah tahun 2017, penghargaan Pangripta Nusantara tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2015 dan 2016, penghargaan masjid percontohan dari Kementerian Agama tahun 2016, dan penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2017.

” Penghargaan lainnya adalah penghargaan sebagai Tokoh Peduli Anak Indonesia Mandiri tahun 2017, penghargaan Hospital Award Excellence In Patient Care Winner 2017, Inovative Goeverment Awards (IGA) tahun 2018, penghargaan Kabupaten Banggai sebagai kota peduli Hak Asasi manusia dari Kementerian Hukum dan Ham.

Penghargaan dari Ombudsman RI untuk hasil survey kepatuhan terhadap standart pelayanan publik tahun 2018, dan kemarin saya sebagai Bupati Banggai mendapat tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI Pak Jokowi,” tutur Herwin.

Selamat bekerja, dan terus berkarya Pak Bupati….