Biadab, Penembakan Muslim di New Zealand Disiarkan Langsung!

106

Penembakan Muslim di dua masjid di New Zealand menjadi berita paling hangat saat ini. Penembakan yang terjadi pada hari Jumat, 15 Maret 2019 siang tadi menimbulkan 40 orang tewas di tempat dan sisanya luka-luka.

Dua masjid di kota Christchurch menjadi saksi bisu mencekamnya siang itu. Bahkan parahnya, seperti bangga dengan perbuatan biadabnya, pelaku merekam aksi penembakan yang ia lakukan dan disiarkan secara langsung.

Dalam video terlihat pelaku masuk ke dalam masjid sambil membawa senjata laras panjang. Tanpa ba-bi-bu, pelaku langsung memberondong setiap jamaah yang ia temukan. Beberapa berusaha menghindar namun sayang pelaku mengejar hingga menewaskan mereka seketika.

Belum selesai sampai disitu saja, pelaku juga kembali menembaki korban yang telah tergeletak untuk memastikan bahwa korbannya benar-benar meninggal dan tidak berpura-pura. Setelah melancarkan aksinya di masjid yang pertama, pelaku kembali mendatangi masjid kedua dan melakukan hal yang sama.

Kepolisian New Zealand segera merespon laporan penembakan yang diterima dan langsung menuju ke lokasi kejadian. Sempat terjadi perlawanan dari pelaku. Namun akhirnya pelaku berhasil dilumpuhkan.

Brenton Tarrant adalah satu dari empat pelaku penembakan yang mengaku bertanggung jawab atas insiden yang menewaskan puluhan Muslim. Ia sengaja datang dari Australia hanya untuk melakukan penyerangan yang memang telah lama direncanakan tersebut.

Polisi juga telah mengantongi bukti berupa sebuah menifesto berisi 37 lembar pernyataan yang menyatakan misi mereka. Isi dari manifesto itu sendiri berupa pembalasan atas tindakan teroris yang mengatasnamakan Islam di benua Eropa selama ini.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia sendiri telah mengkonfirmasi bahwa ada tiga WNI dalam masjid tersebut namun telah berhasil melarikan diri. Sedangkan empat WNI lainnya belum diketahui keberadaannya.