BEM UNRAM 2019 Memberikan Surat dan Bingkisan Kepada Staff Khusus Kementerian Ristekdikti

58
(images/datapribadi)

Kuliah umum bertema “Peran Mahasiswa dalam Menghadapi Era Revolusi 4.0” telah dilaksanakan pada Selasa, 29 Januari 2019 bertempat di Dome Prof. Sunarpi. Kuliah Umum ini diisi oleh Staff Khusus bidang kerjasama dalam dan luar negeri Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Dr. KH. Abdul Wahid Maktub.

Saat sesi tanya-jawab Ketua BEM UNRAM 2019 terpilih, M. Amri Akbar menyampaikan bahwa banyak mahasiswa UNRAM yang orang tuanya berprofesi sebagai petani yang belum bisa membayar UKT karena tingginya biaya perkuliahan yang ditetapkan oleh kampus. Ketua BEM terpilih beserta perwakilan mahasiswa kemudian maju memberikan sebuah surat dan topi caping kepada Staff Khusus Kementerian Ristekdikti. Surat tersebut berisikan aspirasi mahasiswa tentang permasalahan SPP dan SPI di Universitas Mataram. Pada kesempatan itu juga Ketua BEM UNRAM terpilih menegaskan kepada Kementerian Ristekdikti bahwa UKT dan SPI bukan hanya menjadi permasalahan di Universitas Mataram saja tetapi juga di banyak kampus di Indonesia.

Dalam sesi diskusi itu, M.Amri Akbar selaku Ketua BEM UNRAM terpilih juga sangat menyayangkan karena Bapak Menteri Ristekdikti tidak dapat hadir pada kesempatan tersebut padahal sebelumnya di kabarkan bahwa yang akan mengisi kuliah umum adalah Menristek Dikti langsung.

Menanggapi beberapa pertanyaan dan rasa kekecewaan mahasiswa UNRAM, Dr. KH. Abdul Wahid Maktub berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Bapak Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph. D., Ak.