Begini Tanggapan Demokrat di Rencana Gerakan People Power

28

Kamis, 9 Mei 2019 – Dalam menyikapi proses dan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, para pendukung paslon 02 mencetuskan gerakan yang disebut people power. Namun, gerakan people power, diprediksi tidak akan diikuti oleh kader-kader Partai Demokrat.

Menurut Adi Prayitno selaku Direktur Parameter Politik Indonesia, probabilitas Partai Demokrat ikut turun ke jalan dalam agenda people power sangat kecil. Karena begitu kontras dengan gaya politik mereka selama ini.

Ia menambahkan, Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum Demokrat tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan. SBY tentu berpikir panjang sebelum menyetujui kadernya terlibat dalam gerakan people power yang mengawal Paslon nomor urut 02 tersebut.

“Demokrat enggak mungkin ikutan people power. Bertentangan dengan politik santun dan elegan yang selama ini dijargonkan SBY,” kata Adi, Rabu (8/5).

Sikap Demokrat sebenarnya sudah jelas menurut Adi, ketika SBY menerbitkan intruksi bagi seluruh kadernya. Intruksi tersebut berupa larangan melakukan tindakan inkunstitusional kepada kader Demokrat, dalam situasi politik yang tidak stabil usai pemilihan sebulan lalu.

Setelah Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangan ketiga kalinya, SBY langsung mengeluarkan intruksi tersebut pada Kamis (18/4).

“SBY hati-hati dengan segala yang bombastis dan provokatif. Gen dan DNA politiknya lebih soft, bukan keras,”ujar Adi Paryitno.

Adi kembali menuturkan democrat tidak akan dirugikan dan tidak pula dicap sebagai pengkhianat jika seandainya tidak ikut gerakan people power. Pasalnya, Partai Demokrat selama ini menunjukkan sikap netral sekaligus plinplan dalam berkoalisi. Di satu sisi mendukung paslon nomor urut 02, di sisi lain turut mengkritik perubahan kebijakan koalisinya tersebut.

“Kan memang sejak lama Demokrat ini dianggap outsider sama Gerindra, “sambung Adi.

Hal yang sama diungkapkan oleh Luki Sandra Amalia selaku peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Mnurutnya, democrat, tetap akan berada di tengah, andai wacana people power benar-benar diwujudkan oleh kubu paslon 02.

Sandra menuturkan selain Demokrat belum tentu semua partai pengusung lain setuju dan terlibat dalam gerakan people power.

“Kalau jadi, ya kita lihat siapa saja yang ikut di sana. Apakah teman-teman koalisinya ataukah elemen di luar koalisi 02,”kata Sandra.

Sumber : news.okezone.com