Begini Suasana Berburu Kicak di Pasar Sore Kauman

43

Setiap bulan Ramadhan tiba, selalu ada kesibukan yang tak biasa di Kampung Kauman Yogyakarta. Setiap sore hari selama Ramadhan, puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) menjajakan makanan dan minuman untuk berbuka puasa di sebuah gang sempit yang lebarnya hanya sekitar 3 meter saja. Pasar yang buka mulai pukul 15.00 hingga menjelang Sholat Tarawih selalu dipadati pengunjung.

Suasana Pasar Sore Kauman Yogyakarta

Apa yang dicari? Sebagian besar pengunjung berburu Kue Kicak. Kue khas Kampung Kauman yang yang hanya muncul di Bulan Ramadhan. Kue ini terbuat dari ketan, santan, gula pasir dan nangka. Rasanya tentu saja gurih dan manis.

Selain warga Jogja ternyata banyak juga wisatawan yang berkunjung ke Pasar Sore Kauman. Salah satunya adalah pasangan Tommy dan Rini. Warga Solo ini mengaku punya kenangan lama dengan suasana kampung Kauman sehingga saat Ramadhan ini menyempatkan diri untuk belanja di Pasar Sore Kauman.

“Hampir setiap Ramadhan dan ada kesempatan pulang ke Jogja, saya selalu menyempatkan diri untuk belanja kesini.” ujar Tommy ketika ditemui wartawan Senin (6/5/2019).

Kue Kicak

Selama berada di pasar ini, Tommy pun berbelanja banyak makanan untuk persiapan berbuka puasa. Karena baginya serasa kurang lengkap jika Ramadhan ini tidak berbelanja di Pasar Sore Kauman.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kamaludin Purnomo. Warga lereng Merapi ini juga menyempatkan berbelanja di Pasar Sore Kauman karena harga makanan dan minuman yang dijual di pasar ini sangat murah.

“Ini saya belanja banyak sekali. Uang saya bahkan masih sisa banyak dan masih akan cari-cari yang lain.” ujar Kamaludin serasa menunjukkan beberapa lembar uang yang dimilikinya.

Selain harganya yang terjangkau, namun satu hal yang membuat Kamaludin selalu berkunjung ke Pasar Sore Kauman adalah citarasa makanan yang sangat legit dan selalu membuat kangen. Karena itu dirinya sering berkunjung ke pasar ini untuk mencari alternatif makanan berbuka puasa.

Sejarah Pasar Sore Kauman ini telah berlangsung sejak tahun 1990-an. Awalnya hanya 3 orang pedagang makanan yang menjual makanan didepan pintu rumahnya. Namun seiring dengan waktu, jumlah pedagang makin bertambah. Bahkan omzet makanan di pasar ini mencapai puluhan juta rupiah setiap harinya. Jadi bagi anda yang sedang berada di Jogja, tak ada salahnya untuk berkunjung di Pasar Sore Kauman.