Begini Kondisi Wiranto Pasca Insiden Penusukan di Banten

40

Tagar Wiranto menjadi trending topik dan ramai diperbincangkan masyarakat baik di dunia maya maupun kehidupan nyata hari ini Kamis (10/10/2019).

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polhukam RI), dikabarkan menjadi korban penyerangan oleh orang yang tidak dikenal dengan menggunakan senjata tajam di Pandeglang, Banten.

Menurut kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, saat ini pelaku telah diamankan polisi dan masalah ini sedang diselidiki oleh Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir untuk mengumpulkan informasi mengenai upaya penusukan Wiranto.

Aksi penyerangan ini terjadi pada saat Wiranto melakukan kunjungan kerja ke Pandeglang untuk meresmikan gedung kuliah bersama Universitas Math’laul Anwar (UNMA). Begitu sampai di tempat yang dituju, Wiranto turun dari mobil dan mengulurkan tangan untuk bersalaman ke beberapa orang.

Ketika Wiranto akan menyalami seorang petugas kepolisian, tiba-tiba muncul dari belakang arah kiri seorang pria yang hendak menyerang Menko Polhukam ini. Aksi tersebut berhasil dilakukan, Wiranto sempat jatuh ke tanah setelah tusukan dan naasnya kapolsek yang berada di dekat Wiranto saat penyerangan juga mengenai tusukan di punggungnya. “Upaya penusukan, tapi kapolsek yang kena”, ungkap Dedi Prasetyo.

Kondisi kapolsek yang terkena tusukan kini sudah mendapat penanganan di rumah sakit. Sedangkan Wiranto saat ini menjalankan operasi terkait luka tusuknya. Menurut kepala Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto Jakarta Mayjen TNI Terawan Agus Putranto mengungkapkan, Wiranto saat ini menjalankan operasi terkait luka tusuknya. Operasi ini berlangsung selama 2,5 jam lamanya.

Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin yang menjenguk Wiranto meminta doa kepada masyarakat Indonesia untuk selalu mendoakan keadaan Wiranto. “Mohon bantu doanya, mudah-mudahan baik-baik saja, kesehatan Pak Wiranto baik-baik saja, beliau dalam keadaan sadar. Mohon doa dan dukungannya” ujarnya

Ngabalin juga meminta kepada kepolisian untuk mengusut tuntas penusukan Wiranto yang terjadi hari ini, dan jangan dianggap sepele. Karena seperti kita tahu, Wiranto sendiri merupakan perwakilan negara.

Selain itu juga Ngabalin mengatakan kejadian ini harus menjadi perhatian. Sebab, tidak menutup kemungkinan pejabat lain akan mengalami hal yang sama. “Kalau hari ini terjadi sama Pak Wiranto, bisa jadi besok terjadi pada pejabat yang lain. Saya kira harus mendapat perhatian dan penanganan yang serius”

Kita doakan ya semoga kondisi kapolsek, dan Menko Polhukam RI, Wiranto yang terkena luka tusukan berangsur membaik dan lekas pulih kembali, sehingga dapat menjalankan aktifitas dan tugasnya seperti biasanya untuk membantu pemerintah dalam mengayomi rakyat.