Begini Dosa Zina dalam Hindu, Ngeri Banget!

1008
source : Amazing 7

Saat seseorang jatuh cinta pada lawan jenisnya, mungkin akan menjadi hal yang begitu indah ketika keduanya kemudian bisa bersatu dalam sebuah ikatan rumah tangga. Bukan hanya kebahagiaan lahir saja, namun keduanya juga bisa saling memberi kebahagiaan batin.

Ya, tak dapat dipungkiri ketika dua orang dewasa jatuh cinta maka hawa nafsu akan mengikuti keduanya begitu dekat. Hal inilah yang menyebabkan mengapa ketika seseorang jatuh cinta dan sudah siap maka sebaiknya di bawa ke jenjang pernikahan.

Sebab jika tidak perzinaan akan menghantui, terlebih lagi bagi mereka yang memiliki iman lemah. Benar saja, dalam setiap agama, termasuk Hindu, zina adalah perbuatan terlarang yang dosanya begitu besar.

Bukan hanya dosa di kehidupan saat ini, namun bagi agama yang mempercayai reinkarnasi atau proses terlahirnya kembali jiwa yang telah mati ini juga meyakini bahwa dosa zina bisa dirasakan pada kehidupan yang akan datang.

Karma atau hukuman ini akan begitu terasa ketika pelaku zina adalah mereka yang sudah memiliki pasangan sah, atau dengan kata lain mereka melakukan perselingkuhan. Dimana ketika seseorang melakukan perselingkuhan dan tidak bertaubah atau memperbaiki moralnya hingga ia meninggal nanti, maka besar kemungkinan jika saat reinkarnasi nanti ia akan terlahir kembali dalam wujud binatang rendahan.

Lalu bagaimana dengan mereka yang belum menikah atau masih single? Apakah dosa atau balasan tersebut juga akan di dapatinya? Dalam Hindu sendiri dijelaskan bahwa mereka yang berzina dan sampai hamil maka akan mendapati keadaa cuntaka.

Cuntaka sendiri dijelaskan sebagai sebuah keadaan dimana seseorang dalam kondisi tidak suci menurut Hindu. Hal ini telah dijelaskan pada 3 kitab suci agama Hindu yaitu anawadharmasastra, Sarasamuscaya, juga Parasaradharmasastra.

Dalam ketiga kitab suci tersebut dijelaskan jika zina adalah dosa yang tak terampuni, selama cuntaka tersebut belum dihapuskan. Nah berikut ini adalah beberapa gologan cuntaka yang akan diperoleh oleh pelaku zina dan bagaimana menghilangkannya menurut Hindu.

  1. Wanita yang melakukan perzinaan atau kumpul kebo hingga hamil maka yang akan mendapat cuntaka adalah wanita tersebut beserta tempat tidurnya. Kemudian untuk menghilangkan cuntaka pada dirinya, maka ia harus dinikahkan dalam sebuah upacara bersama pasangan zinanya.
  2. Wanita yang melakukan zina hingga hamil dan anaknya terlahir maka yang akan mendapat cuntaka adalah wanita tersebut, anak dan tempat tinggalnya. Sedangkan untuk mengakhiri cuntaka tersebut sang anak harus diangkat oleh orang lain menjadi anak asuhnya melalui sebuah upacara.

Meski cuntaka hanya akan didapatkan oleh pihak wanita, anak dan tempat tinggalnya, namun bukan berarti pihak pria yang juga melakukan zina tidak mendapat ganjaran apapun. Mereka juga akan mendapat dosa besar yang tak terampuni jika tidak dibayarkan dengan perbuatan baik atau penebus lainnya.

Semisal dengan menikahi wanita pasangan zinanya, sehingga kehidupan selanjutnya kedua manusia tersebut akan lebih baik dan terhindar dari cuntaka.