Begini 11 Cara Rasulullah Mendidik Anak Perempuan yang Wajib Dipahami

150

Pada dasarnya, mempunyai  anak wanita  atau laki-laki tersebut  sama saja. Semuanya ialah  karunia dari Allah SWT. Dan masing-masing pun  mempunyai keunggulan  tersendiri. Bagi  Kamu yang mencetuskan  anak perempuan tidak boleh  bersedih. Jangan memandang  bahwa perempuan tersebut  lemah. Sebaliknya, anak perempuan malah  menjadi anugerah terindah dan dapat  menjadi penolong untuk  orang tuanya.

Ada tidak sedikit  keutamaan yang dipunyai  oleh perempuan. Seorang wanita  yang masih kecil dapat  menjadi penyelamat orang tuanya di akhirat kelak. Namun demikian, rasul pun  mengatakan bahwa warga  neraka terbanyak ialah  perempuan. Sebab memang karena sifatnya  wanita  yang mudah sekali terjerumus dan terjatuh ke dalam hal-hal buruk.

Nah, untuk mendapatkan keturunan dan generasi penerus wanita yang sholehah dan selalu berada dijalan ALLAH, kita sebagai orang tuanya harus mencontohkan dalam hal mendidik anak perempuan agar selalu berada di jalan ALLAH. Berikut ini teknik  rasulullah mendidik anak wanita  yangdapat  kita teladani dan anda  contoh.

Sumber Gambar : bicarawanita.xyz
  1. Mengajarkan ilmu Tauhid (konsep ketuhanan)

Dasar dari agama islam ialah  ilmu tauhid, yaitu  konsep mengenai  ketuhanan. Maka itu, urusan  kesatu  yang me sti  orang tua ajarkan untuk  anak perempuannya yakni mengenai  Allah. Bahwa Allah tersebut  Tuhan yang membuat  manusia, dan Allah tersebut  Maha Esa. Ajarkan anak untuk menyampaikan  Lailaha illaallah. Caranya dengan selalu mengulang bacaan syahadat itu, di setiap  hari sampai  anak mulai terbiasa  mendengarkannya. Lama-kelamaan anak tentu  akan ikut mengucapkannya. Lalu kemudian, Anda dapat  menambahkan kalimat baru lainnya.

  1. Mengajarkan doa-doa harian

Setelah menanamkan ilmu ketauhidan, anak pun  perlu diajarkan mengenai  doa-doa harian. Misalnya doa sebelum dan setelah  makan. Doa ketika ingin tidur, doa akan bercermin, doa akan masuk  rumah, masuk WC dan lain sebagainya. Ajarkan pula kalimat Bismillah untuk  anak ketika  ia berkeinginan  melakukan sesuatu. Kemudian saat  urusan tersebut  selesai, berikan misal  untuk menyampaikan  Alhamdulillah. Tak tak sempat  juga, ajari anak menyampaikan  insya Allah ketika berkeinginan  menjalin janji. Dengan demikian, anak bakal  terbiasa dan mempraktekkannya sampai  dewasa.

  1. Mengajarkan ilmu agama (Solat, Puasa, Mengaji)

Jangan menantikan  dewasa untuk  belajar agama. Sebaiknya  anda  mengajarkan ilmu agama untuk  anak-anak sejak  dini. Bahkan ketika anak anda masih sangat kecil, kita sebagai orang tua wajib mulai menanamkan tentang nilai-nilai agama. Misalnya saja dengan mengajari anak menyimak  Al-Quran. Anda dapat  menyekolahkan anak di TPQ atau madrasah mengaji saat  usianya memasuki  2-3 tahun.

Sedangkan untuk  solat dan puasa, walaupun kewajibannya dilaksanakan  saat anak baligh, namun betapa  baiknya anda  ajarkan semenjak  kecil. Kita dapat  memulai mengajarinya mengenai  kiblat, tata teknik  berwudhu dan gerakan solat ketika  usianya memasuki  4-7 tahun. Sedangkan untuk  belajar berpuasa dapat  dimulai saat  usia 7 tahun. Tidak butuh  puasa maghrib dulu, lumayan  semampunya. Misal dibuka  dari puasa dhuhur, lantas  lanjut ke ashar sampai  seterusnya.

  1. Mengajarkan berperilaku sopan dan berbakti pada orang tua

Rasulullah SAW pun  mengajarkan untuk  anak-anaknya mengenai  tata teknik  berperilaku yang baik untuk  kedua orang tua. Sebab urusan  itulah yang diperintahkan oleh Allah SWT. Bagaimana anak bersikap untuk  bapak ibunya mestilah sopan, bertutur kata lembut, mengindikasikan  wajah ceria dan patuh untuk  perintahnya.

  1. Mengajarkan akhlak mulia

Rasulullah SAW merupakan insan  yang mempunyai  akhlak sangat  terpuji. Dan tetunya menjadi bimbingan  atau contoh untuk  umat islam. Rasul pun  kerapkali mengajarkan untuk  anak-anaknya tentang teknik  berperilaku yang baik untuk  sesama manusia. Biasanya urusan  ini diajarkan oleh rasul lewat kisah-kisah nabi dan paparan  ayat-ayat Al-Quran.

  1. Mengajarkan teknik pergaulan dan adab-adab yang baik

Seorang anak perempuan pun  harus diserahkan  bekal edukasi  tentang tata cara  bergaul sejak  kecil. Baiknya orang tua menyatakan  tentang batasan-batasan bergaul dengan lelaki. Sebagaimana yang telah di tunjukan  oleh nabi Muhammad SAW, beliau mengajari anak perempuannya untuk ketika istirahat harus terpisah dengan anak laki-laki sejak usia si anak memasuki  10 tahun. Beliau pun  memberikan keterangan  tentang pentingnya wanita  untuk mengawal  pandangannya, dan berpenampilan supaya  tidak serupa   laki-laki.

  1. Mengajarkan Tata cara berpakaian yang islami (menutup aurat)

Rasul mengajarkan untuk  umatnya yang perempuan, tergolong  anak-anaknya guna berpakaian secara islami. Yakni menutup aurat. Hal ini cocok  dengan perintah Allah SWT dalam Al-Quran

  1. Mengajarkan kegiatan rumah tangga

Sejatinya kodrat setiap wanita  saat dewasa ialah  menjadi seorang istri. Dan istri yang baik ialah  mereka yang dapat  menjalankan kegiatan  rumah tangga, laksana  memasak, mengasuh  anak, mencuci  rumah dan sejenisnya. Oleh karena itu, sejak ketika anak masih kecil anak harus sudah dibiasakan  dengan kegiatan  rumah. Perlahan – lahan, seperti  mulai mengajarinya menyapu lantai. Dengan demikian, ketika  ia sudah  dipinang oleh laki-laki, ia siap menjalani kewajibannya.

  1. Memberikan edukasi umum dan pemahaman mengenai  fiqih wanita

Orang tua wajib melindungi  anak perempuannya. Membimbing agar dapat memberikan edukasi  yang layak, baik tersebut  pendidikan agama ataupun umum (seperti ilmu bahasa, matematika, sains, atau sosial). perempuan pun  berhak  mendapat   pendidikan bagus. Sebab perempuan ialah  tiang-nya negara. Apabila wanita  tersebut mempunyai pendidikan yang bagus dalam bidang ilmu agama dan ilmu umum) maka ia juga dapat  membentuk generasi rabbani yang cerdas.

  1. Bersikap lemah lembut untuk anak perempuan

Rasulullah pun  memberikan misal  kepada kita guna  bersikap lemah lembut untuk  anak-anak perempuan. Tidak apa-apa tidak mempedulikan  anak bermain boneka atau mainan lainnya di dalam rumah, selama tersebut  tidak menyalahi syariat agama. Janganlah melakukan  kasar untuk  anak perempuan, terlebih lagi memukulnya. Perbuatan tersebut melulu  akan menciptakan  anak semakin membangkang. Jika memang anak melakukan kekeliruan  usahakan  berikan nasehat secara baik-baik.

11. Mengajarkan Tentang Reproduksi
Ajari anak perempuan anda tentang ilmu reproduksi. seperti, tentang ketika haid, nifas, kehamilan, mengandung, dan melahirkan. Ajari tentang bagaimana sikap ketika sedang haidh yang ia dapatkan ketika baligh. Jelaskan juga pemahaman tentang darah nifas. Terangkan pada anak perempuan perbedaan antara darah haidh dan nifas.
Demikianlah 11 cara  Rasullulah mendidik anak perempuan yang wajib kita pahami dan ikuti agar kelak keturunan kita dapat membuat dan membimbing kita masuk ke surga -Nya ALLAH, amin.