Bamukmin Tentang Tersangka di Rencana Pembunuhan

20

Pengacara Ninoy Karundeng mengeluarkan asumsi bahwa ada sosok habib dalam rencana untuk membunuh Ninoy yang dilakukan pada 30 September malam. Novel Bamukmin pun dipanggil oleh polisi untuk dimintai keterangannya apakah benar ada sosok habib yang berkaitan dengan rencana pembunuhan tersebut.

Namun Novel mengatakan tidak berada di lokasi saat kejadian tersebut dan dia juga mengatakan bahwa habib itu ada banyak sehingga dia tidak tahu pasti. Keterangan ini diberikan pada senin, 07 Oktober 2019. Selain itu, Novel Bamukmin juga sering dipanggil dengan sebutan habib, dimana nama aslinya Habib Novel Chaidir Hasan.

Polisi mengundangnya untuk datang berkunjung ke markas Polda Metro Jaya nanti pada tanggal 10 Oktober 2019. Tujuan dipanggil untuk dimintai keterangan dan bisa memberikan kesaksian terhadap peristiwa 30 September yang terjadi di Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Barat.

Namun Habib Novel Bamukmin mengatakan bahwa dirinya tidak ada di lokasi saat kejadian tersebut terjadi, baik saat demo terjadi ataupun rencana pembunuhan tersebut. Dia tidak  ikut hadir ke tempat terjadinya demo dan juga tidak berada di lokasi sekitaran masjid. Ketidakhadirannya ini disebabkan karena dia saat itu sedang bekerja dan memiliki hal yang harus diurus dengan kliennya.

Keterangan yang mengatakan ada sosok habib ini dikemukakan oleh Jack Lapian, seorang rekan Ninoy dan juga relawan Jokowi. Selanjutnya Novel Bamukmin menganjurkan agar Jack Lapian mengungkapkan secara jelas siapa sosok yang menjadi tujuannya. Jangan ambigu seperti itu. Sebab jika berita yang disampaikan tersebut adalah berita palsu atau berita hoax maka Novel Bamukmin tidak segan untuk melaporkan balik Jack Lapian ini.

Ternyata keterangan soal adanya habib yang terlibat dalam kasus pembunuhan Ninoy Karundeng dikemukakan oleh rekan Ninoy yang bernama Jack Lapian. Meskipun begitu, untuk pemeriksaaan lebih lanjut tentang masalah ini, pihak kepolisian sudah meminta Novel Bamukmin untuk hadir ke markas kepolisian.

Namun keterangan tersebut disangkal oleh Novel Bamukmin bahwa saat kejadian tersebut berlangsung dia mengurus pekerjaan dengan kliennya. Jadi dia saat itu tidak ada di lokasi kejadian baik di lokasi unjuk rasa, sekitaran masjid ataupun kasus pembunuhan itu.

Sehingga, dia meminta agar Jack Lapian harus mengatakan siapa sebenarnya habib yang memiliki kaitan dengan kasus pembunuhan Ninoy Karundeng. Jack Lapian harus mengungkapkan atau menunjukkan secara jelas sebenarnya kepada siapa yang menjadi tujuan diungkapkannya keterangan tersebut.

Sumber : m.detik.com