B.I Eks iKON Jalani Pemeriksaan Kepolisian Selama 14 Jam

16

Kelanjutan dari ksaus B.I, mantan personel grup populer iKON kembali menghadapi progres terbarunya. Disebutkan pada tanggal 17 September 2019, perkiraan waktu pukul 9 AM KST atau sekitar pukul 7:00 WIB, B.I yang memiliki nama asli Kim Hanbin ini muncul di hadapan publik untuk pertama kalinya setelah hampir empat bulan menghilang.

Kehadirannya pun menuai perhatian publik terutama para penggemar yang masih setia menunggu kembalinya Hanbin. Kehadiran Hanbin adalah untuk memenuhi panggilan pihak kepolisian guna menjalani penyelidikan terkait dugaan terhadap dirinya yang dituding menggunakan narkoba pada tahun 2016.

Seperti dilansir dari Yonhap News, Hanbin menjalani penyelidikan serta pemeriksaan pihak kepolisian Korea Selatan dengan tidak terbuka untuk publik dan tidak ada wartawan yang boleh meliput proses penyelidikan kepolisian tersebut. Berlangsung selama 14 jam lebih, Hanbin baru keluar dari kantor kepolisian dan menunduk kepada media sambil memberikan pernyataannya.

⁣”Saya minta maaf karena melakukan sesuatu yang menimbulkan kritikan dari publik.”⁣

Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil penyelidikan yang dilakukan Hanbin selama 14 jam tersebut. Namun, kepolisian memastikan proses penyelidikan akan terus berjalan dan pihak kepolisian juga akan memanggil Yang Hyun Suk untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,

Mengenal kasus ini lebih spesifik dimana Hanbin dituding telah memesan obat – obatan terlarang jenis narkoba kepada seorang perempuan. Kasus ini diungkapkan oleh media kontroversial ‘Dispatch’ pada sekitar bulan Juni 2019 lalu. Hanbin diketahui memesan obat – obatan tersebut pada tahun 2016.

Setelah beredarnya laporan dari Dispatch, Hanbin pun angkat suara dan meminta maaf kepada publik hingga fansnya. Tidak hanya sampai di sana, Hanbin pun memutuskan untuk keluar dari grup iKOn dan menyisakan enam anggota lainnya yaitu Bobby, June, Jinhwan, Yoonhyung, Donghyuk, dan Chanwoo. Hanbin juga menulis pernyataan maafnya dan diunggah ke media sosial pribadinya.

Setelah Hanbin keluar dari iKON, agensi YG Entertainment pun ikut terlibat kasus dan satu persatu yang terjadi di dalam agensi yang masuk ke tiga besar bersama SM Entertainment dan JYP Entertainment ini terungkap ke publik. Banyak masyarakat yang menuding kalau YG Entertainment melakukan kolusi (kerja sama) dengan kepolisian untuk menutupi kasus – kasus yang terjadi di internal agensi tersebut.

Lebih lanjut mengenai kasus Hanbin, adalah A, perempuan yang membeberkan fakta terkait narkoba yang dipesan Hanbin. A mengaku Hanbin memesan narkoba jenis LSD dan si A mengantarkan paket narkoba itu kepadanya. Namun, saat menjalani pemeriksaan lanjutan, A mengubah testimoni dan mengatakan ia tidak mengantarkan paket narkoba tersebut.

Laporan lain mengatakan, pihak YG yaitu petinggi dari agensi itu sendiri, Yang Hyun Suk, sempat mengancam dan mempengaruhi si A untuk mengubah pernyataannya yang ia sampaikan kepada kepolisian.⁣ Dan akibat pengubahan pernyataan tersebut, kala itu, Hanbin tidak dipanggil oleh pihak kepolisian.

Dan pada akhirnya, si A memutuskan untuk menyerahkan dokumen tersebut walau dibawah ancaman setelah melihat kasus Burning Sun yang melibatkan Seungri Bigbang tidak diusut dengan tuntas oleh pihak kepolisian. si A belakangan diketahui bernama Han Seo Hee, model yang banyak terlibat kasus dengan beberapa idol dari YG Entertainment.