Awkarin Penuhi Panggilan Sebagai Saksi Kasus Kartu Kredit

16

Surabaya, 05 Maret 2020 – Awkarin yang memiliki nama lengkap Karin Novilda yang kini populer sebagai selebritas instagram tadi pagi memenuhi panggilan untuk periksa. Awkarin saat ini sebagai saksi dalam kasus dugaan adanya pembobolan kartu kredit.

Pagi tadi, Kamis, 05 Maret 2020 Awkarin tiba di markas polisi kurang lebih jam 09.20 WIB. Awkarin memenuhi panggilan penyidik di Mapolda Jawa Timur. Awkarin tak banyak berbicara bahkan dia juga menghindari dari para wartawan agar tidak banyak pertanyaan diberikan kepadanya. Ketika ada wartawan yang mau mendekat,  Awkarin berkata, “tolong, jangan dulu ya,” kemudian terus berjalan.

Hari ini ada dua orang yang dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan. Namun selebritas bernama Ruth Stefani yang juga dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan. Gidion menyampaikan bahwa jadwal pemeriksaan hari ini yaitu Awkarin dan Ruth Stefani, tetapi hanya Awkarin yang sudah memenuhi panggilan polisi.

Gidion kemudian menambahkan bahwa dalam pemeriksaan Awkarin,  para penyidik akan menganalisis hingga sejauh mana Awkarin terlibat  dalam praktik carding yang dilakukan oleh  pihak biro perjalanan tiket kekinian. Penyidik akan mendapatkan informasi lebih lanjut dan detail dari pemeriksaan yang sedang dilakukan ini.

Semua hal ini dilakukan agar keterangan tentang tersangka bisa diketahui dan dikumpulkan  terlebih dulu. Selanjutnya juga akan dilihat bukti yang berbentuk digital, juga berkaitan dengan pembelian tiket dengan menggunakan kartu kredit milik orang lain.

Kasus ini diketahui pertama kalinya ketika Polda Jawa Timur  meringkus sebanyak 4 tersangka kejahatan bersifat illegal access yaitu pembobolan kartu kredit.  Kasus ini seperti diketahui melibatkan banyak pihak termasuk di dalamnya public figure dan para selebritis.

Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko yang saat ini sebagai Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur menyebutkan terdapat 4 tersangka  yang kini sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Yaitu Meliana Kurniawan (MK), Sergio Chondro (SC), Mila Deli Ruby (MDR) dan farhan Darmawan (MFD).

SC, MDR dan MFD  ialah pengelola tiket agen perjalanan, mereka menawarkan jasa mereka dalam akun instagram @Tiketkekinian. Sedangkan MK juga tersangka namun melalui akun yang lain. Keuntungan yang diperoleh dari aktivitas illegal yang dilakukan ini mendapat keuntungan yang sangat besar bahkan bisa sampai ratusan juta rupiah.

Keuntungan yang banyak ini dimanfaatkan tersangka untuk membayar jasa promosi dari enam selebritis yang terlibat tersebut. Juga termasuk hal menggunakan tiket pesawat dan hotel yang proses pembeliannya dari keuntungan aktivitas carding yang dilakukan. Polisi terus melakukan pendalaman dari kasus ini hingga menunjukantitik terang.