Aulia Farhan Ditetapkan Positif Pemakai Sabu

16

Jakarta, 20 Februari 2020 – Mengikuti teman-teman pendahulunya di sinetron ‘Anak Langit’ yang pernah ditangkap dengan kasus narkoba juga, seorang pemain sinetron muda ditangkap dan diketahui merupakan pemakai barang haram narkoba. Dan dunia hiburan lagi-lagi dipenuhi dengan berita tertangkapnya artis karena narkoba yang tentunya ini menjadi kabar tidak baik.

Artis pendatang baru Aulia Farhan atau Farhan Petterson dikabarkan telah ditangkap tadi pagi di Hotel Amaris, Jakarta Selatan pada pukul 2 pagi dini hari. Karena kasus narkoba, Farhan ditangkap oleh Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Kasus artis terjerat penyalahgunaan narkoba ini tentunya semakin menambah jumlah pelaku dunia hiburan yang sudah terkena sebelumnya.

Keterangan diberikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, yaitu Kombes Yusri Yunus. Ia mengatakan kalau ternyata bukan hanya Farhan yang terlibat sebagai tersangka kasus narkoba ini. Ternyata tidak sendirian, karena sebelumnya teman Farhan berinisial G juga sempat ditangkap di tempat yang sama. Bahkan, kepolisian mendapatkan informasi mengenai Farhan dari temannya tersebut.

Mereka berdua langsung melakukan tes urine dan hasilnya membuktikan kalau mereka sudah positif mengkonsumsi sabu. Pada saat meringkus G temannya Farhan, polisi menemukan satu bungkus plastik berbentuk paket yang diperkirakan isinya sabu dan satu plastik kosong yang mereka duga adalah bekas pakai.

Setelah mendapat informasi dari teman Farhan mengenai keberadaan Farhan, tim kepolisian langsung bergegas menggerebek Farhan di lobi Hotel. Bahkan, mereka juga menemukan peralatan untuk memakai dan menghisap sabu seperti Bong serta barang-barang lainnya. Dan ditemukan juga tiga ponsel bersama alat-alat tadi.

Sekarang ini, salah satu pemeran sinetron ‘Anak Langit’ dan ‘Anak Jalanan’ ini sedang melalui proses interogasi mengenai hasil urine yang menyatakan dirinya positif pemakai sabu. Dalam interogasi ia mengaku hanya pemakai saja, tapi semuanya masih dalam penyelidikan. Dan penyidik masih mengusut terus dan masih melakukan pemeriksaan. Sudah dapat dipastikan barang bukti adalah sabu yang belum diketahui jumlahnya.

Dari hasil penyelidikan, ternyata plastik berisi sabu yang dijadikan barang bukti pada awalnya akan diberikan pada Farhan oleh temannya. Untuk itu, Yusri menegaskan sedang melakukan pendalaman pada Farhan dan temannya mengenai apakah benar kesaksiannya kalau ia hanya pengguna. Atau malah masih ada komplotan berikutnya yang menjadi tersangka. Lalu, Farhan dan temannya untuk sementara ditahan di Polda menunggu keputusan berikutnya tapi mereka berdua sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

Yusri masih menunggu kesaksian berikutnya dari Farhan, apakah ada kemungkinan tersangka berikutnya yang mengikuti mereka berdua. Hasil dari keterangan farhan akan dijadikan polisi untuk mengembangkan kasus narkoba ini.