Aplikasi HKmap Dihapus Apple Setelah Disalahgunakan Banyak Penggunanya

20

Aplikasi yang menunjukkan beberapa fasilitas publik memang sangat berguna bagi kita, apalagi jika kita sedang berada di daerah yang tidak kita kenali dengan baik. Namun apa jadinya jika aplikasi yang sangat membantu seperti ini justru disalahgunakan? Inilah yang terjadi pada aplikasi HKmap.live yang kini harus diblokir oleh Apple akibat kesalahan penggunanya.

Aplikasi HKmap memberikan informasi mengenai posisi rumah sakit, restoran, sekolah, hingga polisi di setiap jalanan Hongkong. Sebenarnya aplikasi ini diperuntukkan agar masyarakat mudah menemukan polisi jika memiliki masalah, namun sayangnya beberapa penjahat menggunakan aplikasi ini untuk mengelabui bahkan menyerang polisi.

Banyaknya laporan yang diterima Apple tentang para demonstran yang menggunakan HKmap untuk melacak keberadaan polisi membuat pihak Apple terpaksa menariknya dari AppStore. Pemblokiran pada HKmap ini mendapatkan tanggapan dari pihak HKmap melalui akun media sosial mereka.

HKmap menganggap penarikan aplikasi mereka dari AppStore tidak sesuai dengan apa yang seharusnya terjadi. HKmap sendiri memastikan bahwa aplikasi mereka sama sekali tidak melanggar hukum apapun. Mereka juga membuat penyataan bahwa pihak HKmap tidak pernah mendukung apalagi terlibat dalam aksi yang dilakukan oleh para demonstran terhadap polisi

Namun ternyata tidak hanya HKmap yang harus menghilang dari AppStore. Aplikasi Quartz juga ikut ditarik oleh Apple. Aplikasi berita online asal Amerika Serikat ini dianggap sebagai aplikasi ilegal di Cina. Selain itu, Quartz juga aktif dalam memberitakan aksi demonstrasi ke khalayak dunia yang menyebabkan kemarahan pemerintah Cina. Sebagaimana diketahui, pemerintah Cina memang sangat tertutup pada berbagai persoalan dalam negerinya.

Pihak pemerintah Cina memang sangat ketat dalam memberikan batasan gerak bagi media asing di negaranya. Namun Cina adalah pasar yang sangat luas, apalagi pasar elektronik di Cina merupakan yang terbesar di dunia sehingga mau tidak mau perusahaan pendatang harus patuh pada setiap aturan yang mereka miliki.

Bahkan NBA juga pernah mendapatkan imbas yang sangat merugikan hanya karena sebuah cuitan di media sosial twitter. Eksekutif Houston Rockets Daryl Morrey menyatakan dukungannya pada demonstran di Cina melalui akun twitternya. Sontak, seluruh kerjasama pemerintah Cina dengan NBA terpaksa ditangguhkan. Mitra NBA yang berada di Cina pun jadi enggan untuk menjalin kerjasama kembali dengan liga.