Apa Itu ‘Merdeka Belajar’ yang Digagas Mendikbud Nadiem Makarim?

25
fakta Nadiem Makarim

Nadiem Makarim Anwar selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (Mendikbud) menggagas konsep kebijakan pendidikan yang baru, yaitu “Merdeka Belajar”. Gagasan tersebut ia ambil dari konsep guru pendidikan kita Ki Hajar Dewantara. Menurutnya, konsep ini diharapkan dapat membebaskan instansi pendidikan yang selama ini mengukur tingkat kelulusan dengan angka dan predikat.

Kini kita berikan kebebasan kepada instansi untuk dapat merubah sistemnya menjadi lebih baik lagi sehingga para generasi bangsa dapat berkreasi serta berinovasi. Karena baginya, dimasa yang akan datang kita tidak akan butuh anak yang menghafal, meninggikan gelar, nilai dan lainnya. Di tahun yang akan datang, kita akan mengedepankan mutu agar kedepannya bangsa kita lebih baik lagi kedepannya.

Nadiem mengatakan konsep ini sedang digodok masak-masak dan diteliti oleh Kemendikbud. Ia meminta semua pihak bersabar dalam waktu beberapa bulan ini, agar apa yang sudah dikonsepkan dapat berjalan sesuai harapan. Nadiem juga menyayangkan kritik-kritik yang sifatnya menjatuhkan dari sejumlah pihak, yang mengatakan “Nadiem coba-coba mengubah sistem pendidikan”.

Mengubah suatu kebijakan yang dilakukan para menteri memang bukanlah hal yang baru. Tiap-tiap menteri juga mempunyai program kerja sendiri-sendiri tiap masa jabatannya. Hal ini dikarenakan masalah yang dihadapi pun tiap tahun berbeda-beda. Tentunya dengan adanya perubahan tersebut, tiap-tiap menteri tentunya memiliki tujuan yang sama untuk memajukan Indonesia.

Nadiem menyampaikan kebijakan yang dibuatnya ini bukan tanpa alasan, ia ingin generasi muda yang ada di Indonesia mampu berkreasi dan berinovasi sesuai dengan kemampuannya. Nah, harapan-harapan seperti itu tentunya juga harus diperbaiki terlebih dahulu dari sistem-sistem yang sebelumnya.

Jika yang dulu saja justru tidak membuahkan hasil, untuk apa dipertahankan sistemnya? Bukankah lebih baik memperbaiki sistem yang baru agar kedepannya ada yang bisa dijadikan pertimbangan dan direalisasikan sehingga muncul harapan baru?

Rencananya, Nadiem akan membuat 4 kebijakan baru dalam dunia pendidikan, diantaranya : perubahan pada USBN, penghapusan UN, penyerdehanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi.

Wah sepertinya kebijakan ini menuai banyak perhatian masyarakat. Banyak juga yang memberikan komentar serta pro kontra terhadap kebijakan yang dibuat para menteri baru di era pemerintahan ini. Kita do’akan saja semoga apa yang telah menjadi kebijakan membuahkan hasil sesuai dengan apa yang diharapkan dan sesuai dengan tujuan awal dari kebijakan itu dibuat.