Aksi Demo Pro dan Kontra Anies Baswedan, 659 Polisi Berjaga

19

Jakarta, 14 Januari 2020 Terkait adanya rencana aksi demo dari dua kelompok yaitu kelompok pro dan kelompok kontra terhadap Anies Baswedan yang saat ini menjabat sebagai Gubernur DKI, kini sudah ada personel polisi sebanyak 659 yang siaga dan berjaga  di sekitar lokasi Balai Kota DKI Jakarta. Hal ini seperti yang disebutkan oleh Kombes Yusri Yunus selaku Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya pada Selasa, 14 Januari 2020.

Rencana demo di depan Balai Kota atas rencana dua elemen yaitu elemen Bang Japar dan elemen Jakarta Bergerak. Sesuai poster yang sudah tersebar, bahwa elemen Jakarta Bergerak melakukan aksi demo dalam rangka tuntutan agar Anies Baswedan mundur dari jabatannya. Sedangkan elemen satu lagi yakni elemen Bang Japar dalam rangka membela Anies Baswedan.

Pihak kepolisian melakukan antisipasi terhadap aksi ini, agar keamanan dan situasi yang ada tetap kondusif. Pihak kepolisian, selain menyiapkan jumlah personel yang cukup untuk mengamankan situasi juga membuat strategi pemisahan massa.

Personel polisi menurut yang disebutkan Yursi akan melakukan penyekatan pada kedua kelompok ini dengan tujuan agar keributan yang akan terjadi antara kedua kelompok bisa dikurangi atau bahkan bisa dicegah. Jadi akan dihadirkan sekat barrier yang tinggi  serta ada kendaraan taktis yang dipasang.

Yusri juga mengungkapkan bahwa Jalan menuju arah Patung Kuda yakni Jalan Medan Jakarta Selatan juga akan ditutup, tetapi ini juga tergantung jumlah masa yang hadir dalam aksi demo. Kalau memang sangat banyak massa yang hadir maka jalan yang berkaitan akan ditutup. Salah satu petugas keamanan di Balai Kota juga menyebutkan pihak kepolisian akan berjaga terkait kasus rencana demo Anies Baswedan oleh dua kelompok.

Selanjutnya personel polisi yang berjaga ialah gabungan dari polsek, aparat TNI, Polres, Polda  sesuai ungkapan  Kepala Bagian Operasi Polres Jakarta Pusat AKBP Wiraga. Pola pengamanan  dan prosedur yang dilakukan seperti biasa.  Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada dua kelompok agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik dan aman. Jumlah massa yang hadir kurang lebih 200 orang dimana dari setiap kelompok ada 100 orang.

Kepala Bagian Polres AKBK Wiraga juga menyebutkan jika jumlah massa yang hadir sangat banyak, maka otomatis arus lalu lintas akan tersendat. Tetapi timnya tetap mengupayakan kegiatan lalu lintas bisa berjalan dengan lancar, jangan sampai aksi demo ini malah mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. Mengingat jumlah peserta aksi demo jika dibandingkan dengan personel polisi yang berjaga, maka lebih banyak personel polisi.