9 Hal yang Dapat Menyakiti Perasaan Orang Tua

111

Orang tua kita adalah satu-satunya orang yang mengenal kita selama kita dalam kandungan sampai kita lahir, bahkan sampai kita beranjak besar. Dan mereka mengenal kita lebih lama daripada orang lain. Hanya mereka yang mencintai kita apa adanya.

Kita tahu bahwa ibu dan ayah selalu memaafkan kita, dan kita tidak boleh menyakiti mereka. Itulah sebabnya artikel ini membuat daftar frasa yang mungkin membuat hati orang tua kita kecewa serta sakit, dan frasa yang bisa membuat mereka sedikit lebih bahagia.

  • Aku akan menghadapinya sendiri

Pernyataan itu sebenarnya menyakiti hati orang tua kita. Sebaiknya kita katakan seperti ini, “jangan khawatir ayah, ibu. Aku pasti baik-baik saja.”

  • Ini hidupku, aku akan melakukan apapun yang aku mau

Kata-kata tersebut jelas sangat menyakiti hati oarang tua kita. Gantilah dengan kata-kata ini, “aku akan membuat keputusan sendiri.”

  • Kalian tidak akan pernah mengerti

Kalimat yang sudah tentu sangat menyakitkan hati orang tua kita. Sebaiknya kita katakan hal ini, “biar aku jelaskan dulu.”

  • Kalian tidak pernah mempercayaiku

Tak ada orang tua yang tak percaya pada anaknya. Hanya saja mereka berusaha melindungi anaknya dengan cara lain. Dan sebaiknya hapus kata-kata itu, gantilah dengan kata-kata yang lebih baik, “aku ingin agar ayah dan ibu lebih bangga padaku.”

  • Aku tidak suka baju ini. Orang-orang pasti mengejekkku

Orang tua kita berusaha membuat apapun agar kita senang, bahagia. Tapi jika kita tidak menyukai pemberian atau barang buatan orang tua kita, jangan sekali-kali berkata kasar. Berkatalah seperti ini, “ibu, mari kita belanja bersama.”

  • Aku sudah besar. Berhentilah terlalu melindungi dan perhatian yang berlebihan seolah-olah aku masih berusia 5 tahun.

Tak ada yang berlebihan dalam cinta, kasih sayang, perhatian, dan perlindungan orang tua. Mereka berusaha semampu mereka agar anaknya tidak dilukai oleh orang lain. Dan sebaiknya ganti kalimat tersebut dengan ini, “ayah, ibu, percayalah padaku. Aku sudah belajar banyak dari sekitarku.”

  • Aku tidak punya waktu untuk bicara

Bicara lebih dekat dengan anaknya adalah salah satu bentuk perhatian orang tua. Karena jika ankanya telah dewasa, tak ada banyak waktu bagi orang tua untuk sekedar ngobrol atau bercanda bersama anaknya. Oleh karena itu, sebaiknya katakan ini pada orang tua kita, “aku akan telpon ayah/ ibu nanti. Secepatnya.”

  • Zaman ibu dan ayah berbeda dengan zaman kami.

Jelas sangat berbeda zaman dimana orang tua kita lahir, tumbuh, dan berkembang dengan zaman kita sekarang. Zaman sekarang segalanya telah tergerus modernisasi yang terkadang membuat kelakuan kita salah. Dan sebaiknya katakan ini untuk membuat hati mereka senang, “ayah dan ibu benar. Tapi zaman sekarang segalanya telah berubah.”

  • Kami tidak bisa mengunjungi ayah dan ibu. Kami sibuk.

Semasa kecil, kemanapun, sesibuk apapun, orang tua kita selalu ada waktu untuk mengajak kita jalan-jalan, piknik, untuk membuat kita benar-benar bahagia. Tapi zaman sekarang, saat kita sibuk dengan pekerjaan dan jauh dari kota kelahiran, kita sering melupakan orang tua, dan fokus hanya pada pekerjaan. Katakan ini pada mereka, agar hati mereka tenang. “Ayah dan ibu akan mengunjungi kami di hari libur? Cucu-cucu ayah dan ibu sangat merindukan ayah dan ibu.”

Semoga kita benar-benar bisa menjadi anak yang mampu membuat bangga dan bahagia orang tua kita dengan perilaku dan kata-kata kita.