8 Wakil Indonesia Lolos ke Olimpiade  2020 di Tokyo

12

Jakarta, 03 April 2020 Achmad Budiharto yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal  PP PBSI (Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia, menyampaikan ada delapan wakil Indonesia yang saat ini lolos untuk mengikuti Olimpiade 2020 yang berlangsung di Tokyo. Olimpiade ini akan dilangsungkan mulai tanggal 23 Juli sampai 8 Agustus 2021 dan diharapkan wakil dari Indonesia bisa tampil maksimal.

Hal ini sebab gelaran Olimpiade terjadi penundaan akibat pencegahan penyebaran virus corona. Informasi ini diperoleh setelah Perdana Menteri Jepang yang nantinya sebagai tuan rumah serta  IOC atau International Olympic Committee setuju untuk menunda gelaran olimpiade 2020 ini.

Penundaan ini pun berdampak  pada kualifikasi atlet dan perubahan jadwal. Selain itu, beberapa turnamen dan peringkat dunia telah dibekukan oleh Badminton World Federation  termasuk didalamnya penundaan Piala Uber dan Piala Thomas. BWF menganggap bahwa langkah ini perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Budiharto menyebutkan jika kualifikasi dihentikan maka timnya akan mengirimkan sebanyak 13 orang. Diantara kedelapan wakil Indonesia yang lolos salah satunya dari sektor tunggal putra  bernama Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka. Sedangkan dari sektor tunggal putri bernama Gregoria Mariska Tunjung.

Selanjutnya sebanyak dua pasangan ganda putra yang saat ini lolos adalah Mohammad Ahsan dengan Hendra Setiawan dan Marcus Fernaldi Gideon dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Sedangkan dari pasangan ganda campuran bernama Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja dan pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva. Kemudian di sektor ganda putri adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Berdasarkan  nama-nama tersebut, maka diketahui terdapat beberapa nomor andalan bulutangkis Indonesia yang saat ini masih ada kelemahan. Tentunya mengingat masih ada beberapa bulan maka ada kesempatan untuk PBSI memperbaiki penampilan tersebut. Harapannya setelah beberapa bulan ini terjadi peningkatan penampilan dari kontingan Indonesia.

Untuk informasi terbaru dari BWF bisa diketahui nanti di akhir bulan Mei. Budi menyebutkan pihaknya masih menunggu sebelum ada review anggaran yang sudah diminta oleh Kemenpora. Sementara itu, putusan PBSI meliburkan pemusatan latihan yang diadakan di Cipayung setelah digelar rapid test virus corona kepada semua penghuni dan didapatkan hasil negative.

Rapid test ini dilakukan setelah Hendry Saputra selaku pelatih tunggal putra setelah pulang dari All England dinyatakan sebagai PDP yaitu pasien dalam pengawasan. Belakangan ini diketahui Hendry berstatus negative virus corona.

Kemudian bagi para atlet diizinkan pulang ke rumah masing-masing dengan tetap menjaga performa dan kesehatan masing-masing. Pelatnas di Cipayung rencananya akan dimulai kembali tanggal 2 Juni mendatang. Para atlet diharapkan bisa mengikuti Pelatnas dengan kondisi prima.