7 Jenis Makanan Pemicu TBC yang Harus Dihindari

43

Tuberkulosis (TB) atau dikenal dengan TBC merupakan penyakit paru-paru yang diakibatkan oleh Mycobacterium tuberculosis. TBC tidak hanya menyerang paru-paru namun juga tulang, usus dan kelenjar. Penyakit ini ditularkan melalui percikan air ludah yang keluar dari penderita TBC ketika bersin, berbicara atau pun batuk.

Penyakit TBC seperti penyakit HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh penderita. Gejala yang dialami oleh penderita TBC antara lain seperti demam, lemas, berat badan menurun, tidak memiliki nafsu makan, merasakan nyeri dada dan sering berkeringat di malam hari.

Pada pencegahan tuberkulosis dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu dengan mengenakan masker saat berada di tempat ramai, menutupi mulut saat batuk dan bersin, tidak membuang dahak dan meludah disembarang tempat dan tidak mengkonsumsi makanan yang dapat memperburuk penyakit TB ini.

Sehingga bisa dikatakan untuk makanan pemicu penyakit TB tidak ada namun makanan yang dapat memperburuk penderita TB adalah makanan sebagai berikut:

1. Makanan berminyak

Makanan berminyak seperti gorengan dan ayam goreng dapat menimbulkan kembali gejala TB kelenjar seperti diare, kram perut dan kelelahan. Setelah penderita mengalami diare maka akan menyebabkan dehidrasi berat dan komplikasi yang menunjukan gejala TB kelenjar. Ada baiknya untuk penderita penyakit TB kelenjar untuk memakan makanan yang direbus atau di kukus.

2. Acar

Acar memiliki rasa asam. Kandungan dalam makanan acar yaitu natrium yang merupakan kandungan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita TB kelenjar dalam jumlah yang banyak karena natrium dapat menurunkan imun dalam tubuh. Sebanyak satu hingga dua ons acar mengandung 850 miligram natrium.

3. Pemanis buatan (Gula olahan)

Pemanis buatan mengandung senyawa aspartame yang merupakan senyawa kimia yang akan terpecah menjadi racun berbahaya dalam tubuh. Gula olahan dan gula halus juga sebaiknya dihindari untuk penderita penyakit TBC. Contoh dari gula olahan seperti gula halus putih, kue dan puding.

4. Karbohidrat olahan

Karbohidrat olahan seperti tepung dan gula faktanya hanya menyediakan kalori tanpa adanya nutrisi. Contoh lain dari karbohidrat olahan adalah roti putih, pasta, nasi instan dan sereal.

5. Saus

Saus kaya akan natrium dan gula sehingga merupakan salah satu makanan yang harus dihindari juga. Ada juga alternatif saus yang boleh dikonsumsi contohnya saus apel atau saus cranberry.

6. Alkohol

Penderita TBC sangat dilarang untuk meminum alkohol atau minuman keras selama menjalani pengobatan TBC.

7. Teh kental dan kopi

Teh kental dan kopi mengandung kafein yang merupakan stimulan penyakit TBC. Menurut University of Maryland Medical Center, teh hijau dapat dikonsumsi oleh penderita TBC karena tidak mengandung kafein bahkan dapat diminum bersama pengobatan penyakit TBC karena mengandung antioksidan.

Demikian penjabaran informasi mengenai jenis makanan yang memicu terjadinya TBC. Agar tidak terjangkit penyakit ini, baiknya kita perhatikan pola makan dan olahraga untuk menjaga kesehatan kita. Semoga bermanfaat ya!