7 Fakta Dibalik Sosok Eka Tjipta Sang Konglomerat Sinarmas Group yang Memiliki Bisnis Menjalar di Indonesia

35
Pendiri Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja Tutup Usia Pada 26 Januari 2019 Sumber Referensi: https://liputan6.com, https://kompas.com, https://tribunnews.com Sumber Gambar: https://liputan6.com
Pendiri Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja Tutup Usia Pada 26 Januari 2019

Pendiri sekaligus pemilik konglomerasi bisnis Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja, tutup usia pada hari Sabtu, (26/01) sekitar pukul 19.43 WIB di usia 98 tahun. Rencananya, mendiang Eka Tjipta Widjaja akan dimakamkan di Desa Marga Mulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada hari Sabtu, 2 Februari 2019.

Di masa hidupnya, Eka Tjipta Widjaja berhasil mengembangkan bisnisnya hingga menjadi gurita bisnis yang luar biasa besar. Mulai dari industri telekomunikasi, kertas, properti, hinga pertambangan dimasuki oleh konglomerasi Sinar Mas ini. Ekspansi bisnis tidak hanya dilakukan di Indonesia, tapi ia lakukan juga keluar negeri.

Kami merangkum 7 fakta tentang Eka Tjipta Widjaja dari berbagai sumber, berikut faktanya:

1. Salah Satu Orang Terkaya di Indonesia

Eka Tjipta Widjaja Salah Satu Konglomerat Indonesia
Sumber Gambar: https://liputan6.com
Eka Tjipta Widjaja Salah Satu Konglomerat Indonesia

Eka Tjipta Widjaja dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Majalah Forbes pernah menobatkannya menjadi orang terkaya ketiga di Indonesia. Bahkan Majalah Globe Asia mengungkapkan, bahwa kekayaannya pada tahun 2018 mencapai 13,9 miliar dollar AS. Dengan angka tersebut, Eka dinobatkan kembali menjadi orang terkaya kedua versi Globe Asia.

2. Imigran yang Hanya Lulusan SD

Eka Tjipta Widjaja yang Menginspirasi Banyak Orang
Sumber Gambar: https://forbes.com
Eka Tjipta Widjaja yang Menginspirasi Banyak Orang

Eka Tjipta Widjaja lahir di Quanzhou, selatan Fujian, China, berimigrasi ke Indonesia pada tahun 1932. Oei Ek Tjhong, nama kecil Eka, ketika itu harus berlayar selama tujuh hari tujuh malam untuk sampai di Makassar, Sulawesi Selatan. Eka bukan berasal dari background keluarga yang kaya. Dikutip dari kompas.com, uang 5 dollar AS yang ia bawa ketika perjalanan tidak cukup untuk dibelanjakan makanan. Untuk bisa sampai di Indonesia, ia harus berutang kepada rentenir sebesar 150 dollar AS.

Ketika sampai di Makassar, Eka kecil langsung bekerja di toko milik ayahnya. Beruntung, utang itu dapat ia lunasi dalam kurun waktu dua tahun seiring kian maju toko milik ayahnya. Saat di Indonesia, usianya baru sembilan tahun. Setelah utangnya lunas, ia meminta untuk disekolahkan. Namun, Eka tidak mau kalau harus memulai dari kelas satu. Ketika Eka lulus dari sekolah dasar, Eka tidak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya dikarenakan persoalan ekonomi. Sejak saat itu ia putuskan untuk berjualan.

3. Sejak Remaja Sudah Memulai Bisnis

Eka Tjipta Widjaja dengan Jajaran Rekan Bisnisnya
Sumber Gambar: https://tribunnews.com
Eka Tjipta Widjaja dengan Jajaran Rekan Bisnisnya

Saat remaja, Eka Tjipta Widjaja mulai menekuni bisnis Sinar Mas dan berdagang makanan. Di usia yang masih 15 tahun, Eka mengandalkan sepeda untuk berdagang. Dalam berbisnis Eka Tjipta Widjaja memegang penuh filosofi kejujuran, ketekunan, dan kepedulian terhadap sekitar. Oleh karena semangatnya itu, Eka sukses mengembangkan Sinar Mas hingga bisnisnya mencapai usia 80 tahun. Saat ini, Eka sudah mempekerjakan 380 ribu orang pegawai yang membantunya untuk mengembangkan Sinar Mas. Tak hanya itu, Eka pun merambah ke dunia pendidikan lewat Eka Tjipta Foundation dan membagikan beasiswa kepada siswa berprestasi.

4. Bermula di Makassar

Eka Tjipta Widjaja Saat Diwawancara Beberapa Waktu Lalu
Sumber Gambar: https://kumparan.com
Eka Tjipta Widjaja Saat Diwawancara Beberapa Waktu Lalu

Saat di Makassar, Eka berkeliling menggunakan sepeda andalannya untuk berdagang biskuit dan kembang gula. Dalam kurun waktu dua bulan, Eka mampu meraup untung sebesar Rp 20, nominal yang sangat besar ketika itu. Namun nahas, pasukan Jepang menyerang Indonesia secara tiba-tiba, termasuk Makassar.

Karena invasi itu membuat usahanya menjadi hancur. Keuntungan Rp 200 yang sudah dikumpulkan susah payah selama beberapa tahun habis dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Eka tak ingin putus asa, dan memilih bangkit. Ia keliling Makassar sampai ke Paotere (sebuah wilayah di pinggiran Makassar) menggunakan sepedanya. Eka melihat tumpukan terigu, semen, dan gula di camp tawanan pasukan Belanda. Dengan kemampuan bisnis yang cerdas, ia memanfaatkan hal tersebut dengan membuka tenda di sana dan menjual makanan serta minuman kepada tentara Jepang yang berada di sana. Ia pun membawa kopi, gula, kaleng bekas minyak tanah yang diisi air, oven kecil berisi arang untuk membuat air panas, cangkir, sendok, dan sebagainya. Selain itu, Eka juga menjual ayam matang. Awalnya, dagangannya tidak laku.

Eka mengambil langkah mencoba mendekati komandan pasukan Jepang dan mentraktirnya makan dan minum di tenda. Setelah berhasil mentraktir komandan pasukan Jepang, komandan tersebut kemudian mempersilakan anak-anak buahnya dan tawanan makan minum di tenda Eka.

5. Gurita Bisnis

Gurita Bisnis Eka Tjipta Widjaja
Sumber Gambar: https://swa.co.id
Gurita Bisnis Eka Tjipta Widjaja

Sudah 80 tahun Sinarmas Group berdiri, Eka Tjipta Widjaja mulai merambah ke berbagai sektor bisnis, mulai dari pulp dan kertas, jasa keuangan, properti, hingga keuangan. Pada tahun 1968, Eka pertama kali mendirikan pabrik minyak goreng Bitung Manado Oil Ltd di Manado. Tak lama kemudian, Eka mendirikan PT Kunci Mas di Rungkut, Surabaya. Kedua pabrik tersebut merupakan cikal bakal Sinarmas Agribusiness and Food yang menghasilkan minyak goreng Filma dan Kunci Mas. Masuk tahun 1972, Eka mulai mendirikan PT Tjiwi Kimia yang merupakan pabrik penghasil kertas. Langkah selanjutnya, Sinarmas mendirikan PT Internas Artha Leasing Company tahun 1982 yang kemudian bertransformasi menjadi PT Sinarmas Multiartha Tbk.

Perusahaan ini berdiri berujuan untuk memberikan pelayanan jasa pembiayaan. Pada tahun yang sama, Sinar Mas memulai pengelolaan perkebunan kelapa sawit setelah mengakuisisi kebun seluas 10.000 hektar di Sumatera Utara.

6. Sosok Teladan Bagi Orang Sekitar

Eka Tjipta Widjaja Dikenal Sosok Teladan Bagi Orang Sekitar
Sumber Gambar: https://inews.id
Eka Tjipta Widjaja Dikenal Sosok Teladan Bagi Orang Sekitar

Dengan memegang filosopi kepedulian yang ia anut, Eka Tjipta Widjaja menjadi populer di kalangan pegawai. Kepedulian terhadap pegawai menjadi salah satu prinsip Sinar Mas. Filosofi kejujuran, kredibilitas, dan tanggung jawab kepada keluarga, pekerjaan, dan sosial, menjadi pedoman hidup Eka Tjipta Widjaja dan ikut berperan sebagai nilai-nilai luhur yang digenggam Sinar Mas serta para pegawainya.

7. Penyebab Kematian

Sejumlah Orang Sedang Melayat Mendiang Eka Tjipta Widjaja
Sumber Gambar: https://katadata.co.id
Sejumlah Orang Sedang Melayat Mendiang Eka Tjipta Widjaja

Gandhi Sulistiyanto, Managing Director Sinar Mas, mengungkapkan penyebab kematian salah satu konglomerat Indonesia ini adalah karena faktor usia dan kesehatan.