6 Persamaan Kebudayaan Indonesia dan Jepang yang Jarang Diketahui

29

Negara-negara di Asia merupakan negara-negara yang identik dengan kekayaan tradisi dan kebudayaan. Sehingga, tidak heran kenapa negara-negara yang ada di benua Asia tersebut menjunjung tinggi segala hal yang berkenaan dengan peninggalan kebudayaan nenek moyang terdahulu. Hal ini juga berlaku bagi Indonesia dan Jepang. Meskipun letak geografis negara ini berjauhan, Indonesia dan Jepang berdiri di atas tradisi yang dianalisa memiliki beberapa kesamaan.

Beberapa persamaan kebudayaan tersebut kemungkinan diadaptasi dari peninggalan penjajahan Jepang atau pengaruh dari kebudayaan Asia pada umumnya. Lalu, apa saja persamaan kebudayaan Indonesia dan Jepang? Berikut adalah ulasannya.

  • Makanan Pokok

Sebagai bagian dari benua Asia, Indonesia dan Jepang ternyata sama-sama menjadikan nasi sebagai makanan pokok mereka. Di bandingkan dengan negara-negara lainnya di Eropa, nasi merupakan makanan pokok bagi masyarakat benua Asia pada umumnya dan budaya ini sudah mengakar sejak dahulu kala.

  • Olahraga

Seperti yang diketahui bahwa Indonesia dan Jepang memiliki berbagai macam olahraga tradisional. Olahraga tersebut juga terlahir dari tradisi nenek moyang mereka masing-masing. Perbedaannya adalah Indonesia dan Jepang memiliki jenis olahraga tradisional yang tidak sama. Adapun olahraga tradisional Indonesia diantaranya ialah silat, perisai diri, cimandeh, dan lainnya. Sedangkan olahraga tradisional Jepang terdiri dari Kendo, Judo, Shogi, Sumo, dan lainnya. Meskipun terbilang sebagai olahraga tradisional, seluruh olahraga tersebut masih dipelajari dan dipraktikkan hingga saat ini.

  • Kesenian

Kesenian merupakan ciri khas suatu negara yang akan memberikan nilai tambah terhadap negara itu sendiri. Hal tersebut bercermin pada ulasan para turis mengenai budaya kedua negara ini ketika mengunjunginya. Seperti yang diketahui bahwa Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa. Sehingga, tak heran mengapa begitu banyak kesenian yang terlahir di tanah Indonesia seperti ketoprak, lenong, dan lain-lain. Sementara itu, Jepang juga tak kalah memberikan kesan kebudayaan yang menakjubkan seperti kabuki, geisha, dan lainnya.

  • Pakaian Adat

Meskipun Jepang digolongkan sebagai negara maju, namun Jepang tidak pernah melepaskan ciri khas kebudayaannya. Sama seperti Indonesia, Jepang memiliki tradisi yang berasal dari jenis pakaian adat. Namun, perbedaannya terletak pada jenis pakaian tradisional dari kedua negara ini di mana Indonesia mengusung kebaya sebagai pakaian tradisionalnya. Di lain sisi, Jepang mengusung kimono sebagai pakaian tradisional mereka.

  • Seni Musik

Bukan hanya Indoesia yang memiliki sederet kekayaan artistik, Jepang juga tak kalah menawannya dalam menampilkan segala jenis tradisi termasuk di bidang musik. Indonesia memiliki berbagai jenis alat musik tradisional yang berasal dari berbagai daerah seperti angklung, saluang, sasando, dan lainnya. Dari berbagai alat musik tersebut akan menghasilkan irama yang khas yang mendeskripsikan daerah asalnya. Sama seperti Indonesia, Jepang juga memiliki berbagai alat musik yang berwujud pada berbagai jenis musik negaranya yaitu Gagaku, Biwaku, Nohgaku, Sokyoku, Shakuhachi, Shamisenongaku, dan Minyo.

  • Perayaan Tradisional dan Tradisi Lainnya

Seperti yang diketahui bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa. Hal tersebutlah yang membuat Indonesia memiliki beragam perayaan dan hal ini juga sama-sama dimiliki oleh negara Jepang. Perayaan tradisional Indonesia identik dengan Grebek, sementara di Jepang terdapat festival Matsuri. Tradisi yang tidak kalah memiliki persamaan lainnya adalah sebuah kebudayaan meminta buah tangan setelah bepergian. Namun, di Jepang menyematkan nama khusus untuk tradisi ini yaitu Omiyage.

Nah, itulah beberapa persamaan kebudayaan Indonesia dan Jepang. Meskipun terbilang terdapatnya persamaan, bukan berarti sebagai warga negara menjadikan hal ini sebagai alasan untuk memulai “perang kepemilikan”. Namun, hal yang harus dilakukan adalah bagaimana caranya untuk menjaga kelestarian budaya tersebut agar tidak tergerus oleh zaman.