5 Tips Mengatur Keuangan Bagi Single Parent

23

Menjadi seorang single parent memang tidak mudah. Namun kondisi keluarga mengharuskan seorang wanita atau pria single parent tetap fokus dalam mengurus anak-anak. Salah satu hal yang sangat penting dan memerlukan fokus adalah mengatur keuangan.

Posisi sebagai single parent membuat seluruh beban keuangan harus diatur sedemikian rupa agar semua kebutuhan terpenuhi walau hanya dengan satu sumber pendapatan. Berikut ini adalah beberapa tips mengatur keuangan keluarga bagi seorang single parent:

1. Mencari penghasilan tambahan

Hanya memiliki satu sumber pendapatan di jaman sekarang ini mungkin membuat kondisi keuangan jadi agak sulit. Namun bagi seorang single parent, mendapatkan penghasilan tambahan adalah jalan keluar terbaik, terutama bagi seorang wanita.

Tidak harus mendapatkan penghasilan yang besar. Namun setidaknya penghasilan tambahan ini akan membantu mengisi beberapa kebutuhan tanpa harus menyita banyak waktu bersama anak. Apalagi saat ini banyak terdapat lowongan bagi pekerja lepas yang memberikan bayaran lumayan dengan waktu yang sangat fleksibel.

2. Mengutamakan prioritas

Seorang single parent Wajib mengesampingkan kebutuhan yang tidak penting atau mewah, seperti TV baru, ponsel baru, makan di luar terlalu sering, dan hal lainnya. Kebutuhan yang lebih penting sebaiknya diprioritaskan, terutama kebutuhan anak-anak.

Belilah barang yang diinginkan ketika kebutuhan utama telah terpenuhi. Biasakan untuk menahan keinginan atau gengsi yang mungkin dulu sering muncul ketika masih memiliki pasangan. Karena kini Anda harus lebih mengutamakan kebutuhan utama.

3. Selalu membuat anggaran

Jika dulu Anda bisa memenuhi semua kebutuhan tanpa harus membuat anggaran, maka sekarang akan berbeda. Anda harus benar-benar memperhatikan setiap uang yang dikeluarkan. Buatlah anggaran untuk kebutuhan setiap bulannya sehingga Anda dapat mengetahui seberapa besar pengeluaran untuk bulan selanjutnya.

4. Lakukan pencatatan

Hal penting lain adalah selalu melakukan pencatatan setiap uang yang dibelanjakan, bahkan meskipun tidak ada dalam anggaran. Dengan melakukan pencatatan, maka Anda dapat mengetahui dimana kebutuhan terbesar dan pos mana saja yang dapat dikurangi nantinya. Pencatatan seperti ini akan sangat penting untuk mengontrol keuangan bagi seorang single parent.

5. Menabung

Meskipun keuangan bagi seorang single parent sering pas-pasan, namun bukan berarti tidak bisa menabung. Usahakan untuk menabung dengan jumlah tetap setiap bulannya, bukan setelah ada uang sisa.

Tabungan dapat digunakan untuk dana darurat ketika ada keperluan penting, atau sebagai tabungan pendidikan anak nantinya. Tahun ajaran baru sering kali membuat orang tua harus kelabakan mencari dana tambahan, terutama bagi seorang single parent. Dengan adanya tabungan seperti ini, maka tidak lagi akan jadi masalah.

Itulah beberapa tips untuk mengatur keuangan bagi seorang single parent. Menjadi seorang single parent memang haruslah lebih sering memutar otak dalam mengatur keuangan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.