5 Kepercayaan Lain Warisan Leluhur Indonesia yang Masih Eksis Hingga Kini

130
tradisi dan kepercayaan di indonesia

Berbicara tentang agama ternyata tak hanya seputar 6 agama yakni Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha dan Konghucu. Ternyata di Indonesia sendiri terdapat berbagai macam kepercayaan yang telah dipeluk banyak orang sejak ratusan tahun lalu. Berikut ini adalah 5 kepercayaan warisan leluhur yang masih bertahan di Indonesia:

1. Sunda Wiwitan

Aliran kepercayaan Sunda Wiwitan telah ada sejak ratusan tahun lalu. Bahkan kepercayaan ini ternyata jauh lebih tua dibandingkan 6 agama yang diakui di Indonesia. Meskipun Sunda Wiwitan memuja roh nenek moyang, namun uniknya, Sunda Wiwitan juga memiliki Tuhan Yang Maha Esa yang disebut Sang Hyang Kersa sebagaimana kepercayaan Islam.

Sunda Wiwitan juga memiliki ibadah yang hampir sama seperti Islam, yakni puasa. Hanya saja mereka berpuasa selama 3 bulan lamanya. Mereka berpuasa mulai jam 6 sore dan berbuka pada jam 4 sore keesokan harinya. Namun Sunda Wiwitan juga memiliki kesamaan dengan Hindu dimana terdapat dewa yang dipuja di dalamnya.

2. Marapu

Marapu adalah kepercayaan yang dianut masyarakat Sumba. Kepercayaan ini telah ada sejak ratusan tahun lalu dan masih memiliki banyak penganut. Kepercayaan Marapu memuja roh nenek moyang yang telah meninggal. Mereka percaya bahwa setelah kematian akan ada tempat yang begitu indah yang disebut Prai Marapu.

3. Ugamo Malim

Kepercayaan selanjutnya yang masih dianut oleh banyak warga Indonesia adalah Ugamo Malim. Ugamo Malim adalah kepercayaan yang ada di daerah Sumatera Utara, tepatnya di Toba. Kepercayaan ini memuja Tuhan yang bernama Debata Mula Jadi Na Bolon. Sama seperti Tuhan pada agama lain, Debata Mula Jadi Na Bolon juga menciptakan seisi alam semesta.

4. Kaharingan

Kaharingan adalah kepercayaan yang dianut banyak suku Dayak sebelum mereka memeluk agama modern. Kaharingan mempercayai dan memuja roh leluhur. Pada tahun 1980, pemerintah memasukkan Kaharingan sebagai agama Hindu karena banyaknya persamaan dewa yang dipuja oleh kepercayaan ini. Padahal Kaharingan sendiri memiliki ritual yang berbeda dari Hindu.

Kaharingan memiliki Tuhan yang paling tinggi yang dinamakan Ranying. Tempat ibadah mereka juga berbeda dibandingkan dengan agama Hindu. Tempat ibadah yang berbeda dari agama lain ini disebut dengan Balai Basarah.

5. Madrais

Selaiin Sunda Wiwitan, kepercayaan lain yang dianut masyarakat Sunda dahulu adalah Madrais. Kini penganut Madrais di kawasan Kuning, Jawa Barat. Kepercayaan ini juga sering disebut dengan agama Jawa Sunda karena terdapat sedikit unsur Jawa di dalamnya.

Ritual yang dilakukan dalam Madrais masih beriringan dengan adat Sunda sehingga banyak yang mengira bahwa Madrais adalah adat.

Itulah kepercayaan lain di Indonesia yang masih memiliki banyak penganut. Pemerintah sendiri sangat diharapkan mampu membudayakan kepercayaan ini sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.