5 Hal Yang Bisa Dilakukan Orangtua Untuk Anaknya

9

Anak-anak merupakan usia awal di mana ia baru mengenal banyak hal. Biasanya ia akan aktif bertanya, mengamati, dan mencari tahu sendiri jawabannya.

Usia seperti ini dikatakan usia emasnya si anak, kenapa ? Karena di usia ini pemahaman anak dalam mengetahui sesuatu dikembangkan dengan baik. Hal ini dikarenakan di usia 3 sampai 18 tahun, otak anak dapat menyerap 80-100 % informasi baru. Selebihnya, di usia di atas 18 tahun daya serap otak hanya menangkap sebanyak kurang lebih 50%.

Nah, buat ayah bunda yang masih bingung bagimana ya mengarahkan si kecil agar dapat tumbuh optimal seperti apa yang diharapkan kedua orang tuanya ? Jangan bingung lagi, karena jawabannya ada di sini.

  • Ajak anak membaca buku

Tahukah ayah bunda, ternyata membaca buku adalah kegiatan yang disukai anak-anak. Biasanya ia akan terangsang dengan tokoh-tokoh yang diceritakan dalam buku. Selain itu, dengan membaca buku kita dapat mengajak anak untuk menambah wawasan serta kosakata baru yang belum pernah didengarnya.

  • Ajak anak berkomunikasi dengan baik

Ayah bunda yang memiliki anak kecil di usia 3 sampai 6 tahun atau lebih, biasanya akan lebih sering mendengarkan apa yang dilakukan si kecil selama satu hari penuh bukan ? Nah, ayah bunda bisa nih memanfaatkan waktu tersebut untuk mengarahkan anak untuk berperilaku yang baik.

  • Selalu gunakan kalimat positif

Kalimat positif nyatanya memberikan pengaruh yang besar terhadap hidup anak. Biasanya anak akan merekam kalimat positif tersebut, dan biasanya akan menerapkan di dalam kehidupan sehari-hari.

  • Jangan ragu untuk memuji

Jika anak ayah bunda telah melakukan sesuatu yang membuat diri si anak happy. Nggak ada salahnya kok, kalau ayah bunda memuji pekerjaannya.

“Lho nanti kalau kita puji-puji anaknya malah menyepelekan sesuatu”, “nanti kalau dipuji anak-anak begini….begitu”, dan lainnya. Ayah bunda setiap anak memiliki karakter yang berbeda, apa salahnya sih kita memuji anak kita sendiri ? Siapa tahu dengan begitu, anak dapat terus mengembangkan kemampuannya.

  • Jangan pernah tanamkan hal negatif

Ayah bunda biasakan untuk tidak menanamkan hal negatif seperti “kalau kamu nggak mau makan, nanti nggak diajak kesini ya”, atau yang serupa. Kenapa ? Dengan begini, si anak justru akan terbiasa untuk menerapkan apa yang ayah bunda tanamkan.

Alangkah baiknya, ayah bunda tanamkan hal yang positif seperti “Kalau nanti nggak mau makan, kasian perutnya adek yang nangis kelaparan”, atau hal serupa lainnya.

Nah itu dia 5 hal yang bisa diterapkan ayah bunda. Semoga bermanfaat